KabarTerkini

Menag Usul Stand Up Comedy ala Santri Dilombakan di Hari Santri Nasional

JAKARTA, biem.co – Dalam arti luas, santri ialah mereka umat Muslim yang berpengetahuan memadai dan memiliki cara berfikir terbuka serta menebarkan ajaran Islam dalam mewujudkan kedamaian di tengah-tengah kehidupan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, saat me-launching rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2018 di Kantor Kemenag, Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta, Jumat siang (10/08).

Dalam kesempatan tersebut, Menag mengajak kaum santri di Tanah Air agar memanfaatkan sosial media untuk menebar kedamaian kepada siapapun dan di manapun.

“Sering kali muncul di ranah sosial media hal-hal yang berpotensi memecah belah kita. Santri harus terpanggil memanfaatkan sosial media untuk senantiasa menebarkan kedamaian kepada siapapun, di manapun dan kapanpun,” paparnya, dikutip dari Kemenag.

Menariknya, tak hanya mengimbau tebaran kedamaian, Menag juga mengusulkan rangkaian malam puncak Hari Santri Nasional 2018 mendatang dihelat lomba Stand Up Comedy ala Santri.

“Banyak cerita-cerita lucu di kalangan pesantren yang tidak sekadar lucu namun memiliki hikmat. Sehingga dunia luar juga harus tahu bahwa kaum santri itu kaya akan cerita-cerita lucu dan ini perlu ditradisikan,” ujarnya.

Diketahui, launching rangkaian Hari Santri Nasional 2018 itu dihadiri ratusan santri dari berbagai komunitas santri di Tanah Air, santri pegiat medsos serta wartawan media cetak dan elektronik. (Af)

Editor : Redaksi

Related Articles

Berikan Komentar