KabarTerkini

Ikuti Lomba Budaya Mutu, 3 Sekolah di Serang Dikunjungi Kemendikbud

KABUPATEN SERANG, biem.co — Tim penilai lomba budaya mutu sekolah dasar tingkat Nasional 2018 mendatangi sejumlah sekolah yang diikutsertakan dalam lomba budaya mutu sekolah oleh Kemendikbud. Salah satunya, visitor mendatangi sekolah SD Islam Terpadu Ibadurrahman di Kecamatan Ciruas, Kamis (04/10).

Aspek yang dinilai pada lomba budaya mutu sekolah lebih ke lembaga sekolah, seperti profil sekolah, program sekolah, pembelajaran, dan sarana-prasarana sekolah.

Menurut Arie Saepudin, Analis Kurikulum Kemendikbud, sebagai tim penilai mengatakan, sebelum turun ke sekolah untuk penilaian pihaknya menyeleksi sekolah di mulai dari dokumen, proposal, dan administrasi sekolah yang menjadi peserta lomba budaya mutu.

“Kabupaten Serang masuk ke 150 besar dari total 500 sekolah yang dinilai,” terangnya, kepada biem.co.

Disampaikan Arie, lomba budaya mutu digelar untuk lembaga sekolah, jadi tidak semua diikutkan hanya perwakilan.

“Di Kabupaten Serang ada tiga sekolah yang sebagian besar sudah memenuhi poin penilaian, namun di lapangan memang masih di temukan kendala, seperti sarana dan prasarana sekolah, akses jalan ke sekolah, ruang sekolah, perpustakaan, dan ruang guru,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid SD, Aber Nurhadi mengatakan, sekolah yang diikutsertakan tahun ini ada tiga sekolah dengan kriteria sekolah rujukan, SDN 1 Cikande, SDN TPC Ciruas, dan sekolah swasta SDIT Ibadurrahman.

“Kendala di lapangan dalam penilaian sarana prasarana sekolah masih banyak yang belum memadai,” serunya.

Aber mengungkapkan, tiga sekolah yang diikutsertakan tersebut diharapkan bisa masuk dalam lomba budaya mutu.

Meski nantinya tidak berharap menang, imbuhnya, namun dengan kegiatan yang digelar Kemendikbud sebagai pengalaman bagi sekolah yang menjadi peserta tingkat Nasional.

“Bersyukur bisa mendapat penghargaan, namun yang pasti ke depannya bisa menjadi pengalaman untuk lebih baik lagi,” tutupnya.

Nantinya, grandfinal akan dilaksanakan di Kota Solo pada 23 Oktober mendatang. Selain lomba budaya mutu, ada juga lomba menulis buku cerpen yang dibuka secara umum. (Firo)

Editor : Andri Firmansyah

Related Articles

Berikan Komentar