Film & Musik

Film Terlalu Tampan; Panduan Kisah Fiksi Anak Muda Masa Kini

biem.co – Kabar gembira bagi penggemar komik webtoon ‘Terlalu Tampan’. Sebuah komik online karya Muhammad Ahmes Avisiena Helvin dan Savenia Melinda Sutrisno itu kini telah tayang di bioskop tanah air sejak 31 Januari 2019.

Kehidupan Mas Kulin, si tokoh utama, yang lahir di keluarga yang seluruhnya berwajah tampan– termasuk sang ibu, dikisahkan membuat para siswi kejang-kejang dan keringatnya dapat menularkan ketampanan.

Di balik kisahnya yang fiksi dan meghibur itu, film yang disutradai oleh Sabrina Rochelle Kalangie menyuguhkan refleksi anak muda masa kini yang hanya melihat ketampanan pasangannya saja.

Berawal dari Mas Kulin yang enggan masuk ke sekolah-sekolah reguler, sebab ketampanannya dapat membuat para wanita mengajar-ngejarnya.

Hal itu membuat ayahnya, Pak Archewe, yang diperankan oleh Marcelino Lefrandt dan ibunya, Bu Suk yang diperankan oleh Iis Dahlia, membujuk Kulin untuk bersekolah di sekolah khusus pria, SMA Horridson.

Namun tetap saja, ketampanannya itu terekspos ke dunia luar dan membuat banyak wanita tergila-gila, sampai terkejang-kejang dan pingsan melihatnya. Cipratan keringat Kulin pun dikisahkan berhasil membuat dua temannya menjadi berparas tampan dalam sebuah adegan pertandingan bola.

Bagi Kulin, itu semua adalah malapetaka. Tak jarang, Kulin harus menghindar dari keramaian dan kerap menggunakan helm jika bertemu wanita. Bahkan ditayangkan adegan frustasi Kulin yang ingin lompat dari atas gedung.

Hingga pada akhirnya, Kulin bertemu dengan Kibo yang diperankan oleh Calvin Jeremy dan Rere yang diperankan oleh Rachel Amanda.

Kehadiran keduanya membuat Kulin percaya bahwa masih ada wanita yang melihat dirinya bukan dari sekedar ketampanan. Sosok Rere membuat Kulin terpana. Kulin yang dikisahkan selalu dikejar-kejar wanita, kini berbalik mengejar cinta Rere.

Meski film ini dikemas dengan kisah yang fiktif dan diberikan sentuhan-sentuhan humor dengan dihadirkannya Dhimas Danang sebagai Sidi, pertemuan Kulin dan Rere merefleksikan kepada kalangan remaja untuk tidak melihat pasangannya hanya dari ketampanannya saja. (Tb M Syukron)

Editor : Esih Yuliasari

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar