Kabar

199.980 Warga Kota Serang masih Dolbon

KOTA SERANG, biem.co – Dari 666.600 jiwa, baru sekitar 70 persen masyarakat Kota Serang mempunyai tempat MCK, sedangkan 30 persen lainnya atau sekitar 199.980 jiwa masih kerap melakukan dolbon (buang air besar di kebun, red).

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin kepada awak media usai menghadiri acara Advokasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Kota Serang, Rabu (20/3/2019).

“Lebih kepada kesadaran masyarakat betapa penyakitnya buang air besar sembarangan. Perkara tidak mampu ada, tapi tidak signifikan, tidak banyak. Cuma kesadaran aja, lingkungan tidak sadar akan punya jamban sendiri,” kata Subadri.

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Kesadaran masyarakat soal memiliki tempat untuk buang hajat dikatakan Subadri masih kurang, sementara ini untuk angka dolbon sendiri Kecamatan Kasemen disebutkan dirinya masih tinggi.

“Kecamatan yang masih tinggi Kasemen,” tuturnya.

Subadri menyebutkan bahwa program MCK tahun depan akan diproritaskan pada anggaran perubahan dan akan dialihkan ke masing-masing kepala keluarga untuk mempercepat masalah itu.

“Kota Serang kan dapat dana alokasi umum tambahan yang bantuan kelurahan. Dan para lurah sudah diarahkan suapaya memprioritaskan terkait masyarakat yang kurang mampu yang belum mempunyai jamban,” jelasnya.
Dirinya meyakini bahwa persoalan dolbon di Kota Serang dapat terselesaikan selama dua tahun ke depan.

“Dengan terobosan ini, harapannya dua tahun Kota Serang bebas dari dolbon,” pungkasnya. (Iqbal)

Editor :

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Back to top button