Kabar

Relokasi PKL PIR Ditolak Ormas Pemuda Pancasila

KOTA SERANG, biem.co — Gedung Pasar Induk Rau (PIR) untuk relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) diragukan kelayakannya. Hal tersebut menjadi isu penolakan relokasi PKL oleh Ormas Pemuda Pancasila.

Koordinator aksi dari Ormas Pemuda Pancasila Wilayah Banten Nasir Ahmad, mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melakukan relokasi dengan sewenang-sewenang tanpa adanya dialog dengan para pedagang.

“Masalah layak gedung untuk relokasi PKL harus dipertanggungjawabkan. Hal tersebut berkaitan dengan Perpres Nomor 125 Tahun 2012 bahwa Presiden mengatakan PKL di relokasikan silahkan tapi dengan catatan kelayakan tempat, dengan moral, dengan degrasi dan komunikasi,” ujarnya di lokasi aksi penolakan, Pasar Induk Rau, Kota Serang, Senin (02/09/2019).

Nasir mengatakan, Pemuda Pancasila Wilayah Banten secara teknis tidak menolak relokasi, namun persoalan fasilitas yang disiapkan pihak pengelola tidak memadai dan tidak layak.

“Saya katakana bangunan yang ada tidak layak, diatas saja sudah goyang dan rembes. Bila nanti direlokasi dan ada korban siapa yang bertanggungjawab,” ungkapnya.

Senada juga dikatakan Sekjen Pemuda Pancasila Wilayah Banten Wahyudin Djahidi, Pemkot Serang harus memberikan kelayakan kepada para PKL bila di relokasi.

“Sekali lagi saya katakan Pemuda Pancasila tidak menolak relokasi, namun Pemkot Serang  harus mengukur kualitas gedung yang sudah berdiri 20 tahun tersebut agar jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan,” tandasnya. (iy)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *