CILEGON, biem.co – Tak ada lelahnya bagi Komunitas Area Disabilitas (Koreda) Banten untuk memperjuangkan hak para disabilitas di Wilayah Banten. Kini Koreda dan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Cilegon bersilaturahmi sekaligus audiensi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon untuk meminta dan menawarkan beberapa konsep mengenai hak disabilitas dalam pilkada.
“Kami menawarkan beberapa konsep seperti sisi pemutakhiran data yang sedang dilaksanakan, guna menunjang sosialisasi yang ramah bagi para penyandang disabilitas. Hal itu untuk mengedepankan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas,” ujar ketua Koreda Banten, Ridwan kepada biem.co, Kamis (16/07/2020)
Senada juga diucapkan oleh ketua umum Pertuni kota cilegon, Rafe’i. Ia mengingikan teman-teman seperjuangannya diberikan hak yang sama.
“Semoga dengan pendekatan secara langsung dengan penyelenggara, hak-hak kami (red-penyandang disabilitas) bisa disejajarkan, dan diberikan kemudahan untuk ikut serta dalam pesta demokrasi. Sejatinya kami sama (sebagai warga Cilegon),” jelasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Cilegon, Irfan Alfi mengapresiasi dan mendukung niat baik dari para pejuang disabilitas tersebut. Ia mengaku siap mengedepankan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
“Beberapa program kami yang mengedapankan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas telah dilaksanakan pada pilpres 2019. Alhamdulillah sudah baik, tetapi masukan dari para aktivis disabilitas ini juga membantu dan memberi ide untuk lancarnya proses pilkada. Pilkada Cilegon pasti ramah disabilitas,” pungkasnya. (iy)








