Kabar

Anggota CFD HPPB Kompak Dukung Ati-Sokhidin

CILEGON, biem.co — Menanggapi viralnya pesan elektronik yang diduga bernada intimidasi di Whatsapp Group (WAG) Member Car Free Day Himpunan Perguruan Pesilat Banten (CFD HPPB), puluhan pedagang yang tergabung di grup tersebut akhirnya ikut angkat bicara.

Koordinator Pedagang CFD HPPB, Alex mengungkapkan, sampai saat ini dirinya tidak mengetahui oknum member CFD HPPB yang merasa terintimidasi dengan adanya pesan yang disampaikan oleh salah satu pengurus tersebut.

“Sampai saat ini pun saya tidak tahu siapa yang merasa terintimidasi. Pedagang mana yang disebut? Karena setiap adanya keluhan dari pedagang di CFD HPPB itu selalu bilang ke saya. Karena saya koordinatornya,” kata Alex, Rabu (4/11/2020).

Maka dari itu, untuk menepis rumor yang beredar, pihaknya secara inisiatif langsung mengajak seluruh anggota berkumpul untuk menyatakan sikap mendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Ratu Ati Marliati-Sokhidin.

“Hari ini, secara terbuka, kami menyatakan sikap untuk mendukung Bu Ati dan Pak Sokhidin di Pilkada Cilegon 2020,” tandasnya.

Dukungan tersebut diberikan lewat sebuah spanduk bertuliskan ‘Pedagang CFD HPPB Cilegon Mendukung Nomor 02 (Ati-Sokhidin), Tanpa Ada Paksaan Dan Intimidasi Dari Siapapun’ yang ditandatangani oleh seluruh member yang tergabung.

“Dukungan ini kami berikan secara sadar dan ikhlas, sebagai bentuk ataupun ucapan terimakasih kepada Bu Ati, karena telah memperjuangkan pedagang CFD HPPB untuk berjualan. Tanpa paksaan dan intimidasi dari siapapun,” tegasnya.

Pihaknya juga turut angkat bicara terkait adanya kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Peduli Pedagang CFD. Menurutnya, aksi yang dilakukan oleh kelompok tersebut tidak jelas asal-usulnya dan dinilai sebagai tindakan provokatif yang berpotensi memperkeruh suasana.

“Mereka ini kan dari beberapa kelompok organisasi. Sebagai orang organisasi, seharusnya mereka tidak ikut campur dalam masalah internal kami. Ini masalah kami, biar kami yang menyelesaikan bila memang ada permasalahan yang harus diselesaikan. Masa mereka tidak paham itu? Apa mereka rela, jika masalah internal di organisasi mereka, orang lain yang mengurusi? Apa tujuannya? Apa kepentingannya? Jika bukan sebagai upaya, untuk mempolitisasi permasalahan ini? Mereka punya aturan, kami juga punya aturan kami sendiri,” tegas Alex.

Bahkan hingga saat ini, lanjut Alex, sebagai koordinator dirinya belum menerima adanya keluhan dari member CFD yang merasa diintimidasi.

“Saya sebagai koordinator pedagang di CFD HPPB tidak mengetahui atas permintaan siapa terbentuknya Aliansi Peduli Pedagang CFD itu, dan pedagang yang mana?” jelasnya.

Sementara itu, Joko salah satu member mengungkapkan, keikutsertaannya dalam deklarasi mendukung Ratu Ati Marliati-Sokhidin merupakan panggilan dari hati, tanpa ada paksaan atau intimidasi dari siapapun.

“Saya sebagai pedagang di CFD HPPB ikut menandatangani petisi ini, sebagai bentuk dukungan tanpa ada paksaan dan intimidasi, dan juga untuk melawan fitnah yang beredar,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika dirunut berdasarkan sejarah, terbentuknya CFD HPPB tidak terlepas dari perjuangan Ratu Ati Marliati.

“Secara history kita semua tahu, khususnya pedagang yang sudah lama bahwa terbentuknya CFD HPPB ini tidak terlepas dari jasa beliau (Ratu Ati Marliati). Oleh karena itu kita berinisiatif memberikan dukungan kepada beliau dan itu sangat wajar,” ungkapnya tegas. (Arief) 

Editor : Happy Hawra

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button