Boyke Pribadi

Boyke Pribadi: Prediksi Masa Depan

biem.co – Dalam sebuah Grup WhatsApp, Ignasius Jonan, mantan Menteri SDM menulis Kondisi tentang masa depan, bukan yang “akan terjadi”, tapi sedang terjadi.  Di Jakarta misalnya, PLN berencana akan membuat 1143 SPLU, Stasiun Pengisian Listrik Umum. Peluncuran ini untuk menyambut  kendaraan berbasis listrik secara masal di Indonesia.

Ignasius Jonan membuat prediksi-prediksi yang akan terjadi, menurutnya Bengkel perbaikan kendaraan akan hilang. Ini dikarenakan mesin yg menggunakan bensin memiliki 20.000 bagian, sementara mesin listrik hanya memiliki 20 bagian; mobil listrik dijual dengan garansi seumur hidup dan hanya diperbaiki oleh dealer. Menurutnya hanya perlu waktu 10 menit untuk  mengganti mesin  listrik. Tidak seperti mesin bensin, mesin listrik tidak diperbaiki di dealer tetapi dikirim ke bengkel  regional untuk diperbaiki dengan robot. Mesin listrik yang gagal fungsi  ditunjukkan oleh lampu yang menyala, lalu anda akan pergi ke tempat yang menyerupai mesin cuci mobil, dan mobil akan ditarik sementara anda ngopi dan mesin mobil akan diganti dengan yg baru.

Menurut Jonan, SPBU juga akan hilang, meter parkir akan diganti oleh dispenser listrik dan banyak perusahaan akan memasang stasiun isi ulang listrik. Kebanyakan pabrik kendaraan (yang cerdas) telah mengalokasikan uangnya  membangun pabrik mobil listrik.

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Sementara industri batu bara dan perusahaan minyak dan gas, pengeboran minyak akan hilang, dan kita akan mengucapkan selamat tinggal kepada OPEC. Rumah-rumah akan menghasilkan dan menyimpan energi listrik di siang hari dan akan menggunakan serta menjualnya listriknya ke grid. Grid akan menyimpan dan menyalurkannya ke industri yang banyak menggunakan listrik. Apakah anda sudah melihat atap Tesla?

Masa depan mendekati kita lebih cepat daripada yang kita kira. Di tahun 1998,  misalnya, Kodak punya 170.000 pegawai dan menjual 85% foto kertas di seluruh dunia, dan hanya dalam beberapa tahun model bisnis mereka hilang dan bangkrut. Siapa yg mengira itu akan terjadi? Apa yg terjadi pada Kodak dan Polaroid akan terjadi di kebanyakan industri dalam 5-10 tahun yg akan datang.

Pada tahun 1998 apakah anda mengira bahwa 3 tahun setelahnya tidak akan pernah lagi ada foto menggunakan film? Dengan gadget, siapa yg masih memiliki kamera dengan film? Sementara kamera digital ditemukan tahun 1975. Barang pertama hanya memiliki 10.000 piksel, tetapi mengikuti hukum Moore. Dengan perkembangan teknologi yang eksponensial, barang yang semula mengecewakan menjadi super dan menjadi mainstream dalam waktu singkat. Hal itu terjadi lagi (tapi jauh lebih cepat) dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), kesehatan, kendaraan listrik, pendidikan, pencetakan 3D, agrikultur dan lapangan pekerjaan.

Manusia juga harus melupakan buku ‘Kejutan Masa Depan’, sambutlah Revolusi Industri keempat ini. Software telah dan akan terus mengacaukan banyak industri tradisional dalam 5-10 tahun mendatang.

Lihat Uber, (seperti halnya Gojek di Indonesia) ia hanya piranti software, mereka tidak memiliki mobil, tapi sekarang mereka adalah perusahaan taksi terbesar di dunia. Supir taksi tidak  mengira hal itu akan terjadi. Airbnb sekarang adalah perusahaan hotel terbesar di dunia, walaupun mereka tidak memiliki properti apapun. Tanyakan pada hotel Hilton apakah dulu mereka mengira hal itu akan terjadi?

Saat ini, kita dikuasai Artificial Intelligence: komputer akan menjadi lebih baik secara eksponensial. Tahun ini, komputer mengalahkan pemain game terbaik di dunia, 10 tahun lebih cepat daripada yang diperkirakan. Bahkan Di USA saja pengacara muda sudah tidak punya pekerjaan. Karena berkat Watson IBM, anda bisa memperoleh nasehat hukum dalam hitungan detik (untuk hal-hal dasar), dengan akurasi 90% dibandingkan 70% akurasi bila dilakukan manusia. Jadi jika anda belajar hukum, berhentilah segera. Kebutuhan pengacara akan berkurang 90%, hanya spesialis serba tahu yang masih bisa bertahan.

Lalu, Watson telah membantu dokter mendiagnosa kanker, 4 kali lebih akurat dibandingkan dokter manusia, dan Facebook sekarang memiliki software pengenal pola yg dapat mengenali wajah jauh lebih baik daripada manusia. Pada tahun 2030 komputer akan lebih cerdas dari manusia.

Di bidang otomotif, pada tahun 2018 mobil tanpa supir pertama sudah muncul dan dalam waktu 2 tahun ke depan seluruh industri akan dikacaukan. Anda tidak perlu supir lagi karena anda akan memanggil mobil dengan telepon, mobil itu akan muncul di lokasi, dan mengantarkan anda ke tempat tujuan. Tidak perlu bingung memarkir mobil, anda hanya akan membayar jarak tempuh dan anda dapat tetap produktif selama naik mobil. Anak-anak  tak perlu punya SIM. Bagaimana?

Hal itu akan mengubah kota-kota kita, karena kita hanya perlu mobil 90-95% lebih sedikit.  Lahan-lahan parkir bisa jadi taman kota.

Menyoal keselamatan manusia. Kita semua tahu, sekitar 1,2 juta orang meninggal karena kecelakaan tiap tahun, termasuk yg disebabkan berkendara sambil mabuk. Sekarang kita memiliki satu kecelakaan tiap 60.000 mil;   Nanti dgn kendaraan tanpa supir angka itu akan turun menjadi 1 kecelakaan tiap 6 juta mil. Tentu saja ini akan menyelamatkan jutaan nyawa tiap tahunnya.

Kebanyakan perusahaan mobil tak diragukan lagi akan menjadi bangkrut. Perusahaan mobil tradisional hanya mencoba pendekatan evolusioner dan hanya berusaha membuat mobil yang lebih baik, sementara perusahaan teknologi (Tesla, Apple, Google) melakukan pendekatan revolusioner dan membangun komputer di atas roda.

Lihat apa yg dilakukan Volvo sekarang; tidak ada lagi mesin pembakaran internal di kendaraan mereka mulai tahun ini untuk model 2019, semua menggunakan listrik atau hybrid, dengan maksud nantinya akan melenyapkan model-model hybrid. Banyak ahli-ahli teknik di Volkswagen dan Audi takut terhadap Tesla, dan memang seharusnya begitu. Lihat semua perusahaan yg menawarkan mobil listrik. Beberapa tahun lalu keberadaan mereka tidak bisa dirasakan.

Lalu menyoal asuransi. Perusahaan asuransi akan mengalami kesulitan masif; tanpa kecelakaan, biaya akan menjadi lebih murah. Model bisnis asuransi mobil akan hilang. Real estate akan berubah, jika orang bisa bekerja pulang-pergi, mereka akan tinggal di tempat yg jauh untuk hidup di lingkungan yg lebih terjangkau dan lebih menyenangkan.

Mobil listrik akan menjadi mainstream pada tahun 2030-an. Kota menjadi tidak berisik karena semua mobil baru akan menggunakan listrik. Kota juga akan memiliki udara yg lebih bersih. Listrik akan menjadi sangat murah dan bersih. Produksi listrik tenaga surya telah mengalami kurva pengembangan eksponensial selama 30 tahun, tetapi sekarang perkembangan itu sedang dipacu lebih kencang lagi.

Perusahaan energi fosil sedang berusaha mati-matian membatasi akses ke grid untuk mencegah munculnya pesaing dengan instalasi listrik tenaga surya di rumah-rumah, tetapi upaya itu tidak akan bisa berlanjut, karena teknologi tidak akan bisa dibendung.

Di bidang kesehatan. Harga Tricorder X akan diumumkan tahun ini.  Televisi dan koran akan mati dengan sendirinya, siapa yang sekarang baca koran atau siapa yg sekarang melihat televisi? Hanya sebagian kecil orang-orang diatas 50 tahun. Millenial  beralih ke Youtube dan sejenisnya lebih cepat.

Layanan Perbankan dan Ticketing sudah  swa-mandiri  tidak perlu Customer Service atau Teller akan ada jutaaan profesi pekerjaan yang hilang 10-20 tahun ke depan. Sudah siapkah kita?

Banyak perusahaan akan membuat perangkat medikal (yang disebut ‘Tricorder‘ dalam film Star Trek) yang bekerja dengan telepon anda, yang akan memindai retina anda, sampel darah anda, dan napas anda. Lalu dia akan menganalisa 54 bio-marker yang akan mengidentifikasi hampir  semua jenis penyakit. Saat ini sudah terdapat lusinan aplikasi telepon untuk tujuan kesehatan.

Inilah prediksi keadaan masa depan yang bisa datang lebih cepat. Siapkah Kita?

Untuk yang menyukai tantangan berinvestasi saham, kemungkinan mulai sekarang bisa melirik perusahaan2-perusahaan berbasis IT, Industri kelistrikan seperti Tesla atau perusahaan-perusahaan yang menjual teknologi kelistrikan, tenaga surya, dan lainnya, Start-up Portal penunjang masa depan (macam uber, AirBnb, dll) dan teknologi perbankan dan telekomunikasi, bisa sangat-sangat diperhitungkan 👍😀


Boyke Pribadi, lahir di Bandung, 25 Juli 1968. Adalah Dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Banten, Alumni Taplai Lemhannas, serta aktif menulis artikel tentang politik, ekonomi, dan pelayanan publik. Ketua Umum MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) Provinsi Banten. Pernah menjadi Anggota Tim Pemeriksa Daerah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (TPD-DKPP) Provinsi Banten (2015-2017). Direktur komunikasi & kerjasama Banten Institute of Regional Development (BIRD). Penggagas scenario planning “Banten 2045”, Sekretaris Umum ICMI Provinsi Banten.

Editor: Jalaludin Ega

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button