Kabar

Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, Unsera Launching Program ‘Merdeka Belajar Kampus Merdeka’

KOTA SERANG, biem.co – Universitas Serang Raya (Unsera) me-launching program ‘Merdeka Belajar Kampus Merdeka’, Kamis (3/6/2021).

Rektor Unsera, Hamdan mengatakan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat telah mengubah tatanan kehidupan saat ini dan mendorong terjadinya perubahan modern pendidikan perguruan tinggi serta respons terhadap tuntutan masyarakat yang semakin dinamis.

Rektor Unsera, Hamdan. (Foto: Andika/biem.co)

Oleh karena itu, lanjut Hamdan, lahirnya kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sangat relevan dengan dinamika perguruan tinggi yang menghubungkan jalinan kerja sama dengan dunia usaha hingga industri dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa sesuai dengan potensi minat dan bakat.

“Dengan programnya lima semester di prodi masing-masing sesuai dengan jurusan yang diambil oleh mahasiswa itu. Satu semester diambil di dalam kampus yang diambil berbeda prodi, dan dua semester di luar kampus dan luar prodi. Ini dalam rangka memberikan kompetensi plus kepada mahasiswa yang tempo sebelumnya hanya monoton di prodinya. Dengan adanya program ini bisa mengambil ilmu tambahan di prodi lain,” papar Hamdan kepada biem.co, saat ditemui usai acara.

Lebih lanjut ia menerangkan, kebijakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka ini meliputi 8 program. Mulai dari pertukaran pelajar, magang atau praktik kerja, penelitian atau riset, proyek kemanusiaan, membangun desa, studi atau proyek independen, mengajar di sekolah, dan wirausaha.

Penandatanganan MoU Unsera dengan sejumlah stakeholder. (Foto: Andika/biem.co)

“Setiap mahasiswa S-1 dalam rangka meningkatkan kompetensi yang lebih unggul dan bisa bersaing tidak hanya di internal, tetapi regional juga internasional,” ungkapnya.Selain me-launching program tersebut, Unsera juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding dengan sejumlah stakeholder, di antaranya biem.co, PT Krakatau Daedong Machinery, PT Krakatau Konsultan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Banten, PT Putra Baja Deli, dan PT Tribun Digital Banten.

“Ini dalam rangka mendukung 8 program MBKM, yang di antaranya industri perusahaan yang terkait dengan permagangan. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di kampus, tetapi juga praktik di perusahaan-perusahaan yang sudah memiliki mitra dengan kita,” pungkasnya. (hh)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button