Kabar

PLN UID Banten Perkuat Edukasi Pencegahan Kebakaran di Kawasan Adat Baduy

LEBAK, biem.co – Kenyamanan dan keamanan destinasi wisata di Provinsi Banten menjadi perhatian PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten. Salah satu wujud kepedulian itu ditunjukkan melalui kegiatan bertajuk “PLN Peduli Bakti Sosial Bersama Masyarakat Baduy” yang berfokus pada mitigasi risiko kebakaran di Desa Adat Kanekes, Kabupaten Lebak.

Dalam kegiatan ini, PLN berkolaborasi dengan masyarakat Baduy, Palang Merah Indonesia (PMI), serta Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lebak untuk memberikan edukasi penanggulangan dini kebakaran. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, tidak hanya bagi masyarakat Baduy, tetapi juga wisatawan yang berkunjung ke kawasan Baduy Luar.

Program yang digagas tim PLN Peduli ini dirancang dengan pendekatan sederhana dan mudah dipahami, serta tetap menghormati nilai adat dan kearifan lokal. Materi yang diberikan meliputi pengenalan sumber risiko kebakaran di lingkungan permukiman, langkah pencegahan sejak dini, hingga simulasi penanganan awal apabila terjadi kebakaran.

General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa keterlibatan PLN dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung keselamatan masyarakat, terutama di wilayah dengan karakteristik khusus seperti kawasan adat.

“PLN tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga keselamatan masyarakat yang kami layani. Edukasi pencegahan kebakaran ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama agar risiko dapat diminimalkan sejak awal,” ujar Joharifin.

Menurutnya, kolaborasi lintas instansi dan pelibatan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun lingkungan yang aman dan tangguh. Pendekatan yang menghormati adat dinilai membuat pesan keselamatan lebih mudah diterima dan dijalankan secara berkelanjutan.

“Kami percaya, ketika edukasi dilakukan dengan menghargai kearifan lokal, upaya mitigasi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan yang tumbuh dari dalam komunitas,” tambahnya.

Kepala Desa Adat Kanekes, Jaro Oom, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi yang diberikan bermanfaat bagi warganya karena disampaikan dengan cara yang selaras dengan adat setempat.

“Apa yang disampaikan hari ini kami pahami sebagai upaya untuk saling menjaga. Penyampaiannya sederhana dan sejalan dengan adat yang kami jalani. Pengetahuan ini menambah bekal bagi warga agar lingkungan tetap aman,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak, Iwan Darmawan, menjelaskan bahwa edukasi diberikan secara praktis dengan menyesuaikan kondisi lingkungan. Warga diperkenalkan pada langkah pencegahan kebakaran serta simulasi penanganan awal menggunakan peralatan sederhana hingga alat pemadam api ringan (APAR).

“Fokus kami membekali masyarakat dengan pengetahuan dasar agar dapat melakukan tindakan awal sebelum api meluas, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses penanganan darurat,” jelas Iwan.

Melalui kegiatan ini, PLN UID Banten bersama Dinas Satpol PP dan Damkar Lebak berharap budaya sadar keselamatan dan mitigasi risiko dapat semakin kuat di kawasan adat Baduy. Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan pariwisata Banten yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. ***

Editor:

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button