Kampus

Prodi PGSD FKIP UPG Gelar Workshop Implementasi Deep Learning dalam Pembelajaran IPA SD

SERANG, biem.co – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menggelar workshop bertema “Implementasi Deep Learning dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar” pada Rabu, 4 Februari 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Universitas Primagraha ini menghadirkan dosen IPA Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Adi Nestiadi, M.Pd., sebagai pemateri utama.

Workshop yang diikuti mahasiswa PGSD tersebut berlangsung dengan antusiasme tinggi. Para peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai konsep deep learning dalam konteks pendidikan, serta penerapannya pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar.

Dalam pemaparannya, Adi Nestiadi menjelaskan bahwa pendekatan deep learning menekankan pada proses berpikir mendalam, eksplorasi konsep secara menyeluruh, serta keterkaitan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa. Melalui pendekatan ini, pembelajaran tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi pada pemahaman konseptual yang kuat dan bermakna.

Mahasiswa juga diajak berdiskusi dan berlatih merancang pembelajaran IPA yang mendorong rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan pemecahan masalah pada peserta didik sekolah dasar.

Ketua Program Studi PGSD, Dr. Anna Maria Oktaviani, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan calon guru dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan yang terus berubah.

“Kami berharap mahasiswa PGSD dapat memahami konsep deep learning secara utuh dan mampu mengimplementasikannya dalam praktik pembelajaran IPA di sekolah dasar. Dengan begitu, mereka bisa menjadi guru yang adaptif terhadap perkembangan pedagogi dan kebutuhan belajar siswa,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Dekan FKIP, Sastra Wijaya, M.Pd. Ia menilai kegiatan ini sebagai bagian penting dalam penguatan kompetensi profesional mahasiswa.

“Semoga mahasiswa PGSD memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang relevan sebagai bekal menjadi pendidik yang inovatif, reflektif, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna di sekolah dasar,” tuturnya.

Sementara itu, Dekan FKIP UPG Sastra Wijaya mengapresiasi kegiatan workshop tersebut. Menurutnya kegiatan positif seperti ini baik untuk melatih mahasiswa PGSD.

Melalui workshop ini, mahasiswa PGSD diharapkan tidak hanya memahami teori deep learning, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara nyata dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran IPA yang efektif, kreatif, serta kontekstual. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam menyiapkan calon guru yang siap menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi generasi muda. ***

Editor:

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button