SERANG, biem.co — Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional di Karangkraf Malaysia sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri penerbitan global.
Kegiatan yang dipimpin oleh Dr. Muhammad Iqbal Ismail ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat tahun akademik 2026 dengan judul “Penguatan Kolaborasi Akademik dan Industri dalam Pengembangan Penerbitan dan Percetakan Internasional di Karangkraf Malaysia” bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan praktik di industri.
Program ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan industri penerbitan yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, perubahan perilaku konsumen, serta meningkatnya persaingan di sektor media dan informasi. Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan relevansi pendidikan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Pamulang PSDKU Serang program studi manajemen bersama perwakilan dari Karangkraf Malaysia.
Tim dari dosen terdiri atas Dr. Muhammad Iqbal Ismail sebagai ketua, bersama Latif dan Denies Susanto selaku anggota, serta Esa Putra Adita, dan Syaeful Anwar selaku mahasiswa.
Sementara itu, dari pihak Karangkraf Malaysia Nik Justin bin Nik Mohd Ariffin selaku Head of Corporate & Strategic Communications, Fouziah Amir sebagai Head of Corporate Communications, serta Hashim Bin Anang sebagai Senior Manager Special Tasks.
Selama kegiatan berlangsung, tim pengabdian UNPAM melakukan berbagai rangkaian aktivitas, mulai dari diskusi akademik dengan manajemen Karangkraf Malaysia, kunjungan langsung ke fasilitas produksi, hingga sesi berbagi pengetahuan terkait praktik industri penerbitan modern khusunya di bidang pemasaran digital dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri di tingkat global” ujar Dr. Muhammad Iqbal Ismail dalam keterangannya, Serang 10 Maret 2026.
Dalam sesi diskusi, kedua pihak bertukar informasi mengenai strategi bisnis, pemanfaatan teknologi digital, serta inovasi dalam industri penerbitan dan percetakan. Sementara itu, kegiatan industrial visit memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat secara langsung proses produksi, mulai dari tahap editorial hingga distribusi produk.
Selain meningkatkan wawasan akademisi, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama berkelanjutan antara UNPAM dan Karangkraf Malaysia, termasuk program magang mahasiswa, kuliah tamu internasional, serta penelitian bersama.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai luaran, seperti publikasi ilmiah, penguatan jejaring kerja sama internasional, serta rekomendasi pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri.
Dengan adanya kolaborasi ini, UNPAM menegaskan komitmennya dalam mendorong sinergi antara dunia pendidikan dan industri guna menghadapi tantangan global, sekaligus mendukung pengembangan industri kreatif di tingkat internasional. ***








