OpiniReview

Irvan Hq: Anak Muda Harus Punya Mental Juara dan Percaya Diri

biem.co – Sahabat biem, Indonesia adalah negeri yang kaya. Tak hanya kaya akan alam dan keberagaman budaya saja. Lebih dari itu, Indonesia memiliki banyak anak muda berprestasi yang tentu menjadi kekayaan yang patut diapresiasi dan disyukuri sebagai kekayaan bangsa.

Namun, tidak dapat dipungkiri tanpa usaha, motivasi dan do’a yang terus berkobar, Indonesia tidak akan mampu melahirkan anak-anak muda berprestasi.

Irvan Hq adalah salah satu orang yang tak henti-hentinya memberikan kepedulian dan motivasinya kepada anak-anak muda Banten untuk maju, berani, dan berprestasi. Tidak hanya itu, ia juga membuka ruang edukatif, salah satunya melalui Majalah Banten Muda, yang kini berubah menjadi portal biem.co.

Lantas apa saja mimpinya terhadap anak muda di Banten saat ini dan seberapa perih perjuangannya dalam mengenyam pendidikan yang merupakan pondasi penting saat ini?

Baru-baru ini, wartawan Banten Raya, Ahmad Wayang, berkesempatan melakukan wawancara secara khusus bersama Irvan Hq. Yuk, kita simak perbincangannya!

 

Sebagai Pimpinan Umum biem.co, apa mimpi terbesar Anda?

biem.co adalah salah satu unit usaha dari PT Banten Muda Kreasindo, kami berharap ke depannya akan muncul unit-unit usaha baru dari PT Banten Muda Kreasindo yang keuntungannya sebagian besar memang ditujukan untuk mendukung kegiatan-kegiatan sosial dari Banten Muda Community, sebuah komunitas yang konsen dibidang pengembangan potensi anak muda.

 

Harapan Anda terhadap anak muda Banten?

Mimpi terbesar saya adalah melihat Banten penuh sesak oleh anak-anak muda yang memiliki mental juara, penuh percaya diri dengan segudang karya dan prestasi dibidangnya masing-masing. Kita mungkin lupa di tengah terus menggeliatnya pertumbuhan infrastruktur dalam pembangunan ekonomi dan bisnis di Provinsi Banten, sebenarnya ada kebutuhan yang sangat penting dan nyaris luput dari pandangan kita yaitu membangun sumber daya manusia, buat saya membangun mental anak muda itu penting dan harus menjadi prioritas utama.  Kita memang butuh jalanan yang bagus, butuh juga jembatan, rel kereta, pelabuhan, gedung-gedung pelayanan, dan ruang publik yang baik. Tapi semua itu tidak akan ada gunanya apabila anak-anak muda sebagai generasi penerus tetap mewarisi mental dan perilaku yang buruk dari kita. Kecelakaan lalu lintas akan tetap tinggi karena perilaku masyarakatnya yang tidak mengindahkan rambu-rambu lalu lintas, ruang publik akan cepat rusak karena kurangnya  kesadaran masyarakat untuk merawatnya, gedung-gedung pelayanan tidak dimanfaatkan dengan maksimal karena masyarakatnya lebih suka jalur cepat dengan cara suap, jembatan, rel kereta, pelabuhan dan infrastruktur lainnya juga akan cepat rusak karena dibangun dengan kalkulasi bermental korupsi. Ini yang harus kita perbaiki, demi masa depan Banten yang lebih baik.

 

Pandangan Anda tentang anak muda di Banten sekarang ini?

Anak-nak muda Banten itu mempunyai energi yang luar biasa, ini perlu kita beri ruang agar tersalurkan ke hal-hal yang positif. Dengan demikian, paradigma negatif yang disandang Banten selama ini lambat laun akan berubah menjadi positif  berkat para pemudanya yang aktif  bergerak merubah Banten ke arah yang lebih baik. Banten Muda Community secara konsisten terus mengadakan serangkaian kegiatan yang bertujuan mendorong anak-anak muda Banten untuk berkarya seperti pelatihan menulis, jurnalistik, workshop, saresehan, seminar, bakti sosial dan juga menggelar berbagai kompetisi sebagai wujud apresiasi Banten Muda Community terhadap usaha dan prestasi yang sudah dicapai anak-anak muda Banten.

 

Ketika ada pernyataan bahwa anak muda Banten kurang kreatif, tanggapan Anda bagaimana?

Sebenarnya anak-anak muda Banten itu bukan kurang kreatif, tapi mereka itu sekali lagi butuh ruang dan butuh panggung untuk berekspresi. Di sini peran kita sebagai orang tua untuk saling bersinergi dengan pemerintah daerah  memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada anak-anak muda untuk berkreasi tentang ide-ide kreatif, inovasi dan mengembangkan nilai-nilai budaya. Saya yakin hasil kreasi anak-anak muda kita tidak kalah dengan karya dari daerah lain, dan ini sudah ada buktinya, tinggal kitanya saja mau atau tidak memberikan kesempatan kepada mereka.

 

Apa saja yang seharusnya dilakukan anak muda Banten saat ini agar kelak bisa mengubah Banten?

Kesempatan anak-anak muda Banten belajar sekarang ini jauh lebih besar dibanding di masa saya muda dulu. Untuk itu saya berharap mereka bisa memaksimalkan apa yang bisa mereka dapatkan saat ini, belajar, mengasah kemampuan, berani berkompetisi, berkarya dan berprestasi. Kita tidak boleh lagi memiliki mental pengemis seperti yang diwariskan para pendahulu kita, belajarlah bagaimana cara membuat alat pancing dan menguasai teknik menggunakannya.  Mulailah dari diri sendiri, bagaimana mengubah sikap dan mental kita, menghormati orang tua, tidak jumawa dan menghargai jasa para pahlawannya. Mengubah diri menjadi lebih baik dimulai dari kebiasaan-kebisanaan kecil sampai kemudian menjadi kebiasaan-kebiasaan yang besar dan menjadi kebiasaan-kebiasaaan bersama sehingga dengan sendirinya Banten akan berubah menjadi lebih baik.

 

Apa mimpi besar Anda untuk Kota Serang?

Sederhana saja. Saya ingin Kota Serang menjadi kota yang nyaman dijadikan tempat tinggal. Tata kota dan pengelolaan lingkungannya baik. Mau salat gampang, mau ngaji gampang, mau baca buku gampang,  mau makan di luar gampang, mau hangout gampang, mau olahraga gampang, mau diskusi atau sekadar istirahat di ruang publik gampang, mau ngurus sesuatu gampang, mau kemana-mana gampang, butuh informasi apa saja gampang, orang-orangnya ramah, tertib, dan berbudaya. Mimpi saya Kota Serang itu nyaman, karena kesadaran masyarakatnya untuk sama-sama menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan kotanya. Anak-anak bisa tumbuh normal, berkompetisi dengan sehat, dan mempunyai ruang yang luas untuk berkarya dan berprestasi. (red)


Sumber: Banten Raya, 8 November 2016.

Editor : Andri Firmansyah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button