KabarTerkini

DP3AKKB Banten Selenggarakan Pelatihan Kader PATBM 2017

KOTA SERANG, biem.co – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten menyelenggarakan Pelatihan Kader Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang dilaksanakan dari tanggal 28 – 30 Agustus. Kegiatan yang diadakan di Hotel Ratu Bidakara ini, diikuti 80 peserta dari Kabupaten Kota se-Provinsi Banten yang diikuti oleh unsur OPD, Babinsa, Babinkamtibmas, Puskesmas, Camat, Lurah, serta Lembaga Pemerhati Anak lainnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Deputi Hukum dan Stigmatisasi Kementerian PPPA, Nursiyah Lisboe, Kepala Dinas DP3AKKB, Siti Ma’ani Nina, Kabid. Perlindungan Perempuan dan Anak, Eminiwati, dan Kasi. Perlindungan Khusus Anak, Sri Murtiningsih.

Sri Murtiningsih mengungkapkan bahwa setelah selesai mengikuti pelatihan ini, kabupaten kota dapat segera mendorong desa terpilih untuk dapat membentuk PATBM.

“Pembentukan PATBM bertujuan menyelesaikan permasalahan dan mengajak kerjasama dengan pihak-pihak swasta untuk membantu menyelesaikan permasalahan kekerasan terhadap anak dan terpenuhinya hak dan perlindungannya. Tidak hanya itu pihak TOMAS, TOGA, TODA, LSM, RT dan RW serta seluruh lapisan masyarakat turut serta memberikan perlindungan dan kenyamanan terhadap anak,” ungkap Sri.

Selain itu Kegiatan Pelatihan tersebut difasilitatori dari tim yang dudah beberapa kali dikarantina pada TOT ditingkat Nasional yang berasal dari Praktisi LPA Banten, PSW UNTIRTA, Psikolog, P3KC, FKKADK Banten dan Dinas terkait.

Ubik, Ketua Pelaksana Pelatihan menjelaskan bahwa ada rencana tindak lanjut dalam mengimplementasikan hasil pelatihan,

“Acara ini dapat terselenggara atas dukungan Dinas DP3AKKB Provinsi yang sangat inten terhadap pencegahan kekerasan terhadap anak, tidak hanya itu program ini sebagai bentuk implementasi dari Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari Pelatihan yang sudah diikuti di tingkat Nasional,” jelas Ubik.

Untuk mewujudkan pembentukan PATBM hingga ke tingkat desa para peserta membuat RTL real yang nantinya akan dilaksanakan setelah mereka kembali dari Pelatihan ini.

Didik Ahmad Suwaidi, Ketua Bidang Sosialisasi dan Promosi Hak Anak LPA Provinsi banten berharap dengan adanya kegiatan Kader Perlindungan Anak Terpadu ini dapat mengurangi tindak kekerasan terhadap anak, mempermudah pemantauan, dan informasi yang disampaikan kepada kader lebih cepat sampai.

“Program PATBM ini telah membangkitkan semangat perlindungan anak untuk seluruh komponen masyarakat sehingga tidak ada ruang bagi predator anak untuk melakukan kejahatan. Selain itu program ini juga sejalan dengan program LPA dalam mendorong pemenuhan Hak anak di tingkat desa melalui “Gerakan Perlindungan Anak Sekampung”, semoga program ini dapat saling bersinergi demi anak-anak yang ada di Banten,” jelas Didik.

Rendi, Ketua angkatan pelatihan utusan dari Babinkamtibmas Cilegon mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bagus sejalan dengan program Babinkamtibmas yang ada di kelurahan,

“Babinkamtibmas sudah melakukan door to door dan sambang kepada warga demi terciptanya kamtibmas, sedangkan kegiatan PATBM ini lebih kepada perlindungan anak,” pungkas Rendi. (red)


Berita Terkait :

Dorong Jadi Kota Layak Anak, Kota Cilegon Bentuk Lembaga Perlindungan Anak
Penuhi Hak dan Lindungi Anak, Pemkab Serang Sosialisasikan Raperda Perlindungan Anak
Indra Rusmana: Memaafkan adalah Obat
Resep Rabeg, Makanan Khas Banten

Editor : Muhammad Iqwa Mu'tashim Billah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *