KabarTerkini

Realisasi DAK Tak Maksimal, Dewan Minta Kinerja OPD Dievaluasi

KABUPATEN SERANG, biem.co — DPRD Kabupaten Serang, melalui Komisi III meyoroti Pemerintah Daerah terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017 yang tidak terserap semuanya. Tercatat dari total anggaran Rp 352,8 miliar, namun hanya masuk sebesar Rp 309 miliar saja. Pihaknya pun mengaku bahwa realisasi DAK Kabupaten Serang dinilai belum optimal.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Mansur Barmawi mengatakan, serapan DAK tidak maksimal dikarenakan mekanisme pencairannya. Pusat mentransfer secara bertahap sesuai hasil kinerja OPD teknis di Pemkab, di antaranya Dindik, Dinkes, PUPR, dan Dinas Pertanian. Selain itu juga panduan juklak juknis untuk DAK lambat. Menurutnya, hal itu perlu d evaluasi terkait realisasi DAK tersebut.

Dikatakan Mansur, DAK dapat diminimalisir sehingga realisasinya tidak seperti sekarang. Bahkan dibanding 2016, di Tahun 2017 lebih besar tidak terserapnya. Jumlah tahun 2016 DAK yang tidak terealisasi senilai Rp 27 miliar. Namun di 2017 malah meningkat menjadi Rp 43 miliar.

Jika tidak diantisipasi dan diperbaiki kinerja OPD teknisnya, ungkap Mansur, maka akan menghambat ke pembangunan yang ada di Kabupaten Serang, terutama untuk infrastruktur. Ia pun meminta Bupati untuk mengevaluasi kinerja OPD-nya.

Mansur menambahkan, bahwa komunikasi antara Pemda dan Kementrian Keuangan juga harus lebih intensif, agar nantinya dana yang tidak terserap bisa diminimalisir. Ia menyayangkan jika menerima bantuan dari pusat namun tidak terserap.

Sementara itu, Wakil Bupati Serang mengaku memang banyak dana bantuan terutama untuk DAK yang tidak terserap maksimal karena memang juklak juknis dari pusat yang lambat. Namun pihaknya ke depan akan memperbaiki dan mengevaluasi OPD terkait agar bisa menekan bahkan menyerap anggaran dari DAK tersebut. (firo)

Editor : Happy Hawra

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar