KabarTerkini

Terkendala Biaya dan Jarak, Rastra yang Disalurkan di Kepulauan Sulit Terserap

KABUPATEN SERANG, biem.co — Penyaluran bantuan sosial untuk beras sejahtera bagi masyarakat miskin sulit terserap secara maksimal di daerah Kepulauan yang ada di Kabupaten Serang, seperti Pulau Tunda, Sangiang, dan Pulau Panjang.

Kepala Dinas Sosial, Saepudin, mengatakan sulitnya karena biaya transportasi tidak ada karena memang beras rastra yang di alurkan ke masyarakat secara gratis. Diketahui, di mana untuk mengirimkan beras tidak ada biaya operasionalnya. Sementara rastra disalurkan tidak ke masing-masing rumah, melainkan disimpan di Kantor Desa, dan masyarakat sendiri yang harus mengambilnya.

Selain biaya transportasi, jarak juga menjadi kendala. Disampaikan Saepudin, warga Kepulauan enggan mengambil segera mungkin. “Sebagian besar warga Kepulauan sengaja menunggu hingga tiga bulan, baru diambil rastranya. Hal itu dilakukan untuk menekan biaya transportasi,” katanya.

Agar tidak terjadi hal seperti itu, Saepudin mengatakan bahwa hal tersebut memerlukan adanya solusi, sebab menyangkut kehidupan orang banyak. Menurutnya, beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang harus dikonsumsi setiap harinya.

Sementara penyerapan rastra hingga bulan April diklaim sudah mencapai 99 persen terserap. Untuk alokasi rastra di tahun ini sebanyak 53.427 keluarga penerima manfaat. (firo)

Editor : Happy Hawra

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar