Kabar

Kemendikbud dan Tanoto Foundation Dorong Mutu Pembelajaran Lewat Program PINTAR

JAKARTA, biem.co – Hamid Muhammad, Dirjen Dikdasmen Kemendikbud menyebut, saat ini pemerataan mutu pembelajaran menjadi fokus Kemendikbud. Mutu yang ditagih adalah peningkatan pada kompetensi siswa, pengembangan karakter, literasi unggul, dan penguasaan kompetensi abad 21, seperti kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, berkomunikasi, dan kreatif.

Demikian disampaikan Hamid Muhammad dalam acara Sharing Best Practice Program PINTAR yang dihadiri sekitar 20 peserta pejabat Kemdikbud di Jakarta, Selasa.

Dalam keterangan tertulis yang diterima biem.co, Hamid menyebut bahwa dalam setahun ini, Tanoto Foundation melalui Program PINTAR bekerja sama dengan Kemendikbud telah melatih para guru, kepala sekolah, komite sekolah, dan pengawas dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, manajemen berbasis sekolah, dan budaya baca.

Menurut Hamid, hasilnya pembelajaran di kelas guru-guru memfasilitasi siswa menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran. Siswa juga dilatih  keterampilan abad 21 dan peningkatan minat membaca. Masyarakat juga terlibat aktif dalam meningkatkan kualitas sekolah.

“Mutu siswa ditentukan pembelajaran yang berkualitas, maka yang harus dikontrol dan diawasi adalah guru. Maju tidaknya manajemen sekolah bergantung kepala sekolah. Program PINTAR ini memastikan guru dan kepala sekolah menjalankan perannya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas,” kata Hamid.

“Untuk itu, saya mendorong program ini perlu didiseminasikan dalam rangka pemerataan kualitas pendidikan. Kemdikbud, Pemerintah Daerah, dan Tanoto Foundation perlu bersinergi untuk mewujudkannya,” ujarnya. (hh)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button