Kabar

Skriptoria #4: Investasi Loyo, Fintech Ilegal hingga Spiderman Titip Absen

biem.co –  Dari meja redaksi kami suguhkan berita pilihan pekan pertama di bulan Juli 2019, yang kami rangkum dalam Skriptoria #4. Selamat membaca!

Kurang Promosi, Investasi di Kota Serang Loyo

Investasi di Kota Serang termasuk yang terendah dibandingkan dengan kabupaten/kota yang ada di Banten. Hal tersebut didasarkan penilaian dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Serang. Sulitnya mendapatkan perizinan investasi dan kurangnya promosi menjadi salah satu penyebab investasi di Kota Serang tak begitu diminati para investor. Mengingat Kota Serang adalah ibukota Provinsi, fakta ini pun membuat miris.

SWI Hentikan ‘Fintech’ Ilegal, Ini Daftarnya

Satgas Waspada Investasi kembali menemukan 140 entitas yang melakukan kegiatan usaha fintech peer to peer lending namun tidak terdaftar atau memiliki izin usaha dari OJK. Fintech Peer-To-Peer Lending tidak berizin yang ditemukan Satgas Waspada Investasi (SWI) pada tahun 2018 sebanyak 404 entitas sedangkan pada tahun 2019 sebanyak 683 entitas sehingga secara total saat ini yang telah ditangani sebanyak 1087 entitas. Mayarakat sebaiknya berhati-hati, dan jangan sembarangan memilih jasa finansial. Jika ragu, bisa di cek www.ojk.go.id atau baca berita di biem.co untuk lebih lengkapnya.

 Spider-Man: Far From Home’ Cetak Rekor Baru MCU

Spider-Man: Far From Home mengisahkan kehidupan Peter Parker (Tom Holland) setelah apa yang terjadi di film Avengers: Endgame. Film Marvel ke-23 yang dibintangi Tom Halland ini berhasil melampaui pendapatan Avengers: Endgame dengan meraih US$27 juta pada penayangan hari pertama, sebuah rekor untuk film Marvel Cinematic Universe (MCU). Film Spider-Man: Far From Home mendapat kesan baik dan membawa rating 92 persen di Rotten Tomatoes.

 Minimalisir Titip Absen, Kampus Ini Gunakan Software Deteksi Wajah

Dalam usaha meminimilisir para mahasiswa yang menitip absen, di salah satu kampus di Malaysia, tepatnya Universitas Utara Malaysia (UUM) School of Computing (SOC) menggunakan perangkat lunak atau software pendeteksi wajah mahasiswa ketika berada di dalam kelas yang disebut Smart Attendance System. Sistem ini akan otomatis mendeteksi wajah para mahasiswa dengan metode sensor tanpa bisa dikelabui. Saat ini perangkat lunak tersebut sedang dalam tahap prototipe, tetapi Dr. Noradila yakin bahwa itu dapat dikembangkan hingga potensi tahap sempurna dengan mendapatkan bantuan dari anak didiknya.

 Andrea Turk Harumkan Bangsa Lewat Mencipta Lagu

Andrea Turk, gadis berusia 18 tahun asal Indonesia yang juga cicit menduang W. R. Supratman,  berhasil membuat bangga dalam ajang International Song Writing Competition di London, Inggris.

Lagu yang ditulisnya berjudul Who We Are menjadi pemenang. Gadis berusia 18 tahun ini ternyata satu-satunya peserta dari luar Inggris yang tampil secara langsung. Dirinya juga telah mengeluarkan album bertajuk ‘Self Titled’ berisi 14 lagu.

Berikut versi videonya. Hanya di #Skriptriabiemdotco:

Editor : Irwan Yusdiansyah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *