Kabar

Pemkab Serang Optimis Target BPHTB Rp117 M Tercapai

KABUPATEN SERANG, biem.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) optimis target perolehan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tahun 2019 tercapai. Hingga saat ini realisasinya sudah mencapai 86,43 persen.

Kepala Bapenda Kabupaten Serang, Deddy Setiadi menuturkan, untuk target penerimaan tahun 2019 sebesar Rp 117 miliar. Sedangkan untuk realisasi pajak BPHTB sampai dengan saat ini senilai Rp101 miliar atau sebesar 86,43 persen.

“Target di murni itu Rp113 miliar dan perubahan Rp117 miliar. Mudah-mudahan ada waktu 10 hari lagi bisa terealisasi sesuai dengan target. Kalau melihat potensi bisa tercapai sesuai target, hanya saja ada kendala non teknis terkait persyaratan notaris atau PPAT. Kalau masuk selesai Desember ini, kalau tidak di Januari 2020 nanti,” ungkap Deddy.

Hal itu diungkapkan Deddy saat rapat evaluasi pengelolaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan Kabupaten Serang tahun 2019 di The Jayakarta Villas Anyer, Rabu (18/12/2019). Rapat evaluasi tahunan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Serang, Pandji Tirtayasa.

Deddy juga mengungkapkan, angka target tahun 2019 mengalami peningkatan dibanding pada tahun sebelumnya. Untuk target tahun 2018 lalu sebesar Rp110 miliar dengan jumlah realisasi Rp128 miliar atau 117 persen.

“Oleh sebab itu, melihat capaian dan pertumbuhan yang signifikan tersebut. Kami, menaikan target dari pajak BPHTB pada APBD 2019 menjadi Rp117 miliar,” terang Deddy.

Sedangkan terkait rapat evaluasi yang dilaksanakan, pihaknya juga optimis dengan membangun sinergitas dengan para PPAT ke depan dengan potensi pendapatan lebih dioptimalkan. Oleh karena  itu, pada kesempatan tersebut pihaknya mengapresiasi pembahasan problematika dalam pengelolaan pajak BPHTB.

“Sehingga kita dapat menemukan solusi yang akan terbaik guna mengoptimalkan pendapatan asli daerah dari sektor BPHTB,”paparnya.

Ia menambahkan, dalam pengelolaannya Bapenda mengimplementasikan pelayanan secara online guna meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan BPHTB. Implementasi pengelolaan secara online ini meliputi mulai dari proses pelaporan SSPD (Surat Setoran Pajak Daerah) BPHTB dari PPAT sampai dengan proses pembayarannya.

“Dengan begitu diharapkan setiap pembayaran BPHTB dapat terkontrol dan sesuai dengan perhitungannya, dan melakukan sosialisasi peraturan perundangan-undangan tentang pengelolaan BPHTB kepada stakeholder terkait,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa berharap, rapat evaluasi dapat me-review kembali pengelolaan BPHTB yang sudah dilaksanakan oleh Bapenda Kabupaten Serang. Selain itu diharapkan juga bisa saling memperbaiki kekurangan dan memecahkan kendala yang dihadapi dalam mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor BPHTB.

“Kenapa kita lakukan evaluasi ini. Karena, mereka (PPAT) sebagai mitra pemda yang strategis dan tulang punggung pendapatan daerah,” tutur Pandji. (red/firo)

Editor :

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button