Kabar

Polda Banten Turunkan Ratusan Personel, Tanggap Bencana Lebak

LEBAK, biem.co — Hari kedua pasca bencana alam banjir bandang yang menerjang enam kecamatan di Kabupaten Lebak, Rabu (1/1/2020) lalu, menyisakan dampak yang merugikan masyarakat.

Para pengungsi sendiri hingga Kamis (2/1/2020), masih bertahan di Posko Bencana dan beberapa lokasi pengungsian.

Tim SAR Brimob Polda Banten dan Polres Lebak dibantu masyarakat sekitar melaksanakan kegiatan pembersihan rumah rumah warga yang terendam banjir bandang di dua lokasi, antara lain Desa Sukajaya dan Desa Sukarame Kampung Somang, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak.

Dansat Brimob Polda Banten Kombes Dedi Suryadi mengatakan ratusan personel kepolisian diturunkan ke lapangan untuk membersihkan lumpur serta sampah yang terdapat di rumah-rumah yang terendam banjir.

“Selain itu juga kita bersama-sama membuat rakit guna membantu masyarakat yang menyeberang maupun sebagai sarana pendistribusian logistik, karena jembatan yang menjadi akses penghubung dua desa tersebut masih terputus yang diakibatkan diterjang banjir,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, pihaknya telah menggerakkan 300-an personel yang terdiri Sat Brimob, Dit Samapta, Dit Polairud, Bid Dokkes, Bid Humas, Polres Lebak dan Polsek, serta menyiagakan personel lainnya guna membantu para terdampak bencana banjir.

“Polda Banten juga sudah menyediakan dapur umum untuk memberikan layanan makanan kepada warga di lokasi pengungsian serta memberikan layanan kesehatan,” ungkapnya.

Dari banjir tersebut, Kombes Pol Edi khawatir akan berdampak pada kesehatan masyarakat yang menyebabkan datangnya berbagai penyakit, seperti batuk, flu, dan lainnya.

“Namun Biddokkes Polda Banten dan Puskesmas telah memberikan obat-obatan untuk warga pengungsi,” pungkasnya. (*/hh)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *