Kabar

Dilarang Ambil Gambar Saat Demo, Wartawan Geruduk Gedung Polres Pandeglang

PANDEGLANG, biem.co — Belasan wartawan dari berbagai media yang bertugas di Kabupaten Pandeglang memprotes tindakan oknum polisi dari Polres Pandeglang yang menghalangi tugas peliputan jurnalis saat demo Undang-undang Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Pandeglang, Kamis (15/10/2020).

Protes itu kemudian dicurahkan dalam bentuk aksi damai di depan Mako Polres Pandeglang, Jumat (16/10/2020).

“Kerja kami kan sudah diatur dalam Undang-undang, sama seperti polisi yang punya Undang-undang. Tapi ini kok masih menghalangi kerja teman-teman pers? Polisi kok enggak paham aturan?” kata korban penghalangan peliputan demo, Nipal Sutiana di sela aksi.

Ia menyatakan, oknum polisi yang melarang wartawan mengambil gambar saat meliput adalah bentuk intimidasi yang tidak dapat ditoleransi. Pasalnya, tugas dan fungsi wartawan sudah diatur dalam Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Wartawan lainnya, Beni Madsira menuturkan, selama ini para wartawan di Pandeglang tidak pernah menghalangi kerja pihak kepolisian. Namun adanya tindakan represif dari oknum Polres Pandeglang hanya memperburuk citra polisi.

“Kami selama ini selalu berupaya menjalin kemitraan baik dengan Polres. Sayang kemitraan itu jadi tercoreng oleh ulah oknum. Makanya kami ingin polisi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada rekan-rekan jurnalis,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan polisi untuk menghargai profesi jurnalis. Sebab menghalang-halangi kinerja pers menurutnya sama saja dengan melanggar Undang-undang.

“Semoga hal ini tidak terulang lagi. Karena semestinya kita bisa bersimbiosis mutualisme. Peran kita sama-sama dilindungi oleh aturan,” bebernya.

Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Hermanto menilai, hal itu terjadi karena adanya kesalahpahaman. Atas itu, Sofwan mengambil sikap pasang badan atau bertanggungjawab dengan meminta maaf terkait insiden yang dilakukan oleh anggotanya tersebut.

“Saya atas nama Kapolres Pandeglang meminta maaf yang sedalam-dalamnya atas kesalahan anak buah saya. Kesalahan anak buah saya adalah kesalahan saya sebagai pimpinan,” tandasnya. (sopian)

Editor : Happy Hawra
Tags

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button