CILEGON, biem.co – Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo menegaskan bahwa Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Cilegon harus menjadi motor penggerak pembinaan generasi muda yang berkarakter, berjiwa nasionalisme, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.
Hal itu disampaikan Fajar saat menghadiri pelantikan Pengurus PPI Kota Cilegon Periode 2026–2031 di Aula Setda II Kota Cilegon, Senin (3/8/2026).
Dalam sambutannya, Fajar menegaskan bahwa PPI bukan hanya organisasi yang mewadahi para purna anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, semangat kebangsaan, serta pengamalan Pancasila yang diperoleh selama menjadi Paskibraka harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“PPI bukan hanya tempat berkumpulnya para purna Paskibraka, tetapi juga wadah untuk terus membina karakter generasi muda. Semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Fajar.
Ia juga mengajak kepengurusan baru untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kota Cilegon dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Menurut Fajar, kolaborasi yang berkelanjutan menjadi kunci agar PPI semakin kuat sebagai organisasi yang mampu mencetak generasi muda berkarakter dan berjiwa kebangsaan.
Pembinaan Paskibraka Harus Lebih Berkualitas
Selain melantik pengurus baru, Fajar turut memberikan pesan kepada para calon Paskibraka agar mengikuti seluruh tahapan pembinaan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Ia menilai proses latihan tidak hanya bertujuan membentuk kemampuan teknis, tetapi juga karakter, mental, serta jiwa kepemimpinan para peserta.
Tak hanya kepada peserta, Fajar juga meminta para pelatih mengedepankan pendekatan yang bersifat edukatif selama proses pembinaan. Pemerintah Kota Cilegon, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan melalui penyediaan sarana, prasarana, dan kebutuhan penunjang lainnya.
Untuk meningkatkan prestasi, Fajar mendorong persiapan menghadapi seleksi Paskibraka tingkat nasional tahun 2027 dilakukan lebih awal dan secara terencana. “Persiapan harus dimulai sejak dini. Dengan pembinaan yang terencana dan berkesinambungan, saya yakin putra-putri terbaik Kota Cilegon memiliki peluang besar untuk lolos ke tingkat nasional,” katanya.
PPI Banten Dorong Pembinaan Sejak SD
Ketua PPI Provinsi Banten, Rusli Mandailing, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Cilegon dalam mendukung keberlangsungan organisasi PPI.
Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi modal penting bagi PPI untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta semangat nasionalisme.
Rusli juga mendorong agar pola pembinaan Paskibraka diperluas hingga jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) sebagai bagian dari kaderisasi yang berkelanjutan.
“Ke depan saya harap pembinaan dapat dimulai sejak jenjang SD dan SMP agar proses kaderisasi berjalan berkesinambungan. Dengan pola pembinaan yang seragam, kualitas calon Paskibraka akan semakin baik dan mampu bersaing hingga tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PPI Kota Cilegon Periode 2026–2031, Galuh Sandi Putra, menyatakan kesiapannya memimpin organisasi dengan berlandaskan empat pilar kebangsaan.
Ia menegaskan kepengurusan yang baru akan memperkuat pembinaan Paskibraka bersama Pemerintah Kota Cilegon dan seluruh pemangku kepentingan guna melahirkan generasi muda yang berintegritas, berkarakter, dan berdaya saing.
“Kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Bersama Pemerintah Kota Cilegon dan seluruh pemangku kepentingan, kami akan memperkuat pembinaan Paskibraka yang berlandaskan empat pilar kebangsaan untuk mencetak generasi muda yang berintegritas, berkarakter, dan mampu bersaing di berbagai tingkatan,” pungkasnya. (Arief)






