TANGERANG, biem.co – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten berhasil menyelesaikan revitalisasi kubikel 20 kV Trafo 1 dan Trafo 2 di Gardu Induk (GI) Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Menariknya, pekerjaan peningkatan infrastruktur tersebut dilakukan dengan tetap menjaga pasokan listrik kepada pelanggan. PLN menyiapkan sistem pasokan sementara sehingga proses revitalisasi dapat berlangsung tanpa pemadaman.
Langkah itu membuat sekitar 9.046.296 kWh energi listrik tetap tersalurkan kepada pelanggan selama pekerjaan berlangsung.
General Manager PLN UID Banten, Tonny Bellamy, mengatakan revitalisasi merupakan bagian dari upaya PLN memperkuat keandalan sistem kelistrikan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada pelanggan.
“Pekerjaan ini bukan hanya tentang memperbarui peralatan, tetapi bagaimana kami melakukannya dengan tetap menjaga pelanggan terlayani. Selama proses revitalisasi berlangsung, listrik tetap kami jaga agar aktivitas masyarakat, kegiatan usaha, maupun proses produksi pelanggan dapat berjalan seperti biasa,” ujar Tonny.
Ia menjelaskan, keandalan pasokan menjadi penting karena kawasan Pasar Kemis terus berkembang. Aktivitas industri, dunia usaha, hingga permukiman di wilayah tersebut cukup tinggi.
GI Pasar Kemis sendiri memiliki peran dalam melayani kebutuhan listrik pelanggan, mulai dari sektor industri hingga rumah tangga.
“Dengan peralatan yang lebih baik, kami ingin sistem kelistrikan semakin siap melayani kebutuhan pelanggan ke depan. Terlebih, pertumbuhan kawasan Pasar Kemis terus bergerak, sehingga peningkatan keandalan harus kami siapkan sejak sekarang,” katanya.
Revitalisasi Dilakukan Tanpa Ganggu Pelanggan
Manager PLN UP2D Banten, Roni Mochamad Ramdani, mengatakan PLN terlebih dahulu menyiapkan skema pengalihan suplai sebelum pekerjaan pada peralatan utama dilakukan.
Skema tersebut memungkinkan pelanggan tetap mendapatkan pasokan listrik meski proses penggantian dan pembaruan peralatan di dalam gardu induk sedang berlangsung.
“Kami memastikan proses revitalisasi ini berjalan tanpa mengganggu aktivitas pelanggan. Seluruh tahapan pekerjaan direncanakan dan dilaksanakan secara cermat agar peningkatan keandalan sistem tetap berjalan, sementara pelayanan listrik kepada pelanggan tetap terjaga tanpa padam,” ujar Roni.
Menurutnya, keberhasilan tersebut juga memberikan dampak positif dari sisi energi. Sekitar 9 juta kWh listrik yang berpotensi tidak tersalurkan selama pekerjaan akhirnya tetap dapat dinikmati pelanggan.
“Sembilan juta kWh yang tetap tersalurkan ini menggambarkan bahwa pekerjaan peningkatan keandalan bisa dilakukan tanpa mengorbankan pelayanan. Di balik energi yang tetap tersalurkan itu ada aktivitas industri, usaha, rumah tangga, dan berbagai kegiatan masyarakat yang tetap berjalan,” jelasnya.
Revitalisasi GI Pasar Kemis menjadi bagian dari langkah PLN UID Banten dalam memperkuat infrastruktur kelistrikan di wilayah Kabupaten Tangerang.
Dengan pembaruan peralatan tersebut, PLN menargetkan sistem kelistrikan semakin andal sekaligus mampu mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha di kawasan Pasar Kemis dan sekitarnya. ***








