CILEGON, biem.co – Banten Haji & Umrah Fair 2026 segera berlangsung di Cilegon Center Mall (CCM), Kota Cilegon. Kegiatan yang digelar selama tiga hari, 11–13 September 2026, ini menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan seputar informasi perjalanan haji dan umrah, promosi travel, edukasi, hiburan, hingga kegiatan religi.
Banten Haji & Umrah Fair 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi perjalanan ibadah, tetapi juga diharapkan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap sebelum menentukan pilihan penyelenggara perjalanan haji dan umrah.
Ketua Pelaksana Banten Haji & Umrah Fair 2026 yang juga merupakan Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) Provinsi Banten, Deden Sunandar, mengatakan kegiatan tersebut dihadirkan sebagai ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai perjalanan ibadah haji dan umrah secara langsung.
“Kami ingin Banten Haji & Umrah Fair ini menjadi ruang yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi calon jamaah yang sedang mempersiapkan perjalanan ibadah haji dan umrah. Masyarakat bisa datang, mendapatkan informasi, membandingkan program, dan berkomunikasi langsung dengan para penyelenggara,” ujar Deden atau yang akrab disapa Kang Aden, Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, pemilihan Cilegon Center Mall sebagai lokasi kegiatan juga diharapkan dapat memudahkan masyarakat dari berbagai wilayah untuk mengakses kegiatan tersebut.
Aden menambahkan, Banten Haji & Umrah Fair 2026 tidak hanya menghadirkan promosi perjalanan ibadah, tetapi juga dikemas dengan berbagai kegiatan yang bersifat edukatif, religius dan hiburan sehingga dapat dinikmati masyarakat umum.
Di sisi lain, masyarakat juga diingatkan agar tidak sembarangan memilih agen atau biro perjalanan haji dan umrah. Legalitas penyelenggara menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan calon jamaah sebelum melakukan pendaftaran dan pembayaran.
Hal tersebut penting karena perjalanan ibadah ke Tanah Suci membutuhkan kepastian pelayanan, administrasi, keberangkatan, akomodasi, hingga pendampingan jamaah.
Masyarakat perlu memastikan penyelenggara yang dipilih memiliki izin dan memenuhi ketentuan yang berlaku, bukan hanya tergiur oleh harga paket yang murah atau berbagai penawaran promosi.
Calon jamaah juga dianjurkan untuk menanyakan secara langsung mengenai legalitas penyelenggara, program perjalanan, fasilitas yang diperoleh, jadwal keberangkatan, akomodasi, penerbangan, serta mekanisme pelayanan jamaah.
Melalui Banten Haji & Umrah Fair 2026, masyarakat memiliki kesempatan untuk memperoleh informasi secara langsung dari para penyelenggara, membandingkan berbagai program, sekaligus melakukan komunikasi dan klarifikasi sebelum menentukan pilihan.
“Kita ingin masyarakat mendapatkan informasi yang benar sebelum menentukan pilihan. Jangan hanya melihat harga atau promo. Pastikan travel yang dipilih legal, jelas programnya, jelas pelayanannya, dan bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sampai masyarakat sudah membayar, tetapi kemudian mengalami persoalan keberangkatan atau pelayanan,” kata Aden.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilih perjalanan ibadah melalui penyelenggara yang legal dan diakui pemerintah.
“Jangan sampai niat yang baik untuk beribadah justru terganggu karena persoalan travel. Karena itu, masyarakat harus lebih teliti. Banten Haji & Umrah Fair ini kami harapkan bisa menjadi tempat untuk mendapatkan informasi sekaligus memastikan pilihan sebelum berangkat ke Baitullah,” ujarnya.
Pada hari pertama, Jumat, 11 September 2026, rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan Marawis. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Banten sekaligus pembukaan Travel Haji dan Umrah Fair 2026, kunjungan ke stan peserta, serta berbagai sesi promosi dan product knowledge dari sejumlah travel.
Memasuki sore hingga malam, pengunjung akan disuguhkan sejumlah agenda promosi dari Gem Tours, Laiba Tour, SimplyTour, Al-BAYT Tour dan Multazam Tour.
Kegiatan juga dimeriahkan penampilan akustik SM Music, Maghrib Mengaji bersama Santri Mengetuk Pintu Langit, serta ditutup dengan penampilan akustik.
Sementara itu, pada Sabtu, 12 September 2026, kegiatan dimulai dengan Lomba Fashion Show. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan promosi dan product knowledge dari Kindai Tour, Inayah Haramain Tour dan Al Hijjaz Tour.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan akustik Pos Coustic, Maghrib Mengaji, promosi Pisok Tour, program dan doorprize dari BSI, serta promosi Ar Ruh Tour.
Pada hari ketiga, Minggu, 13 September 2026, kegiatan akan diisi dengan lomba mewarnai, acoustic performance by Adara Band, serta berbagai promo dari sejumlah travel dan produk seperti Al-Hijaz, Kindai, Multazam, Al Bayt, RSA, dan BSI.
Aden berharap kehadiran Banten Haji & Umrah Fair 2026 dapat memberikan pengalaman sekaligus informasi yang bermanfaat bagi masyarakat yang memiliki rencana melaksanakan ibadah ke Tanah Suci.
“Kami mengajak masyarakat Cilegon dan Banten untuk hadir. Mudah-mudahan event ini bisa menjadi bagian dari ikhtiar masyarakat dalam mempersiapkan perjalanan ibadah dengan sebaik-baiknya. Pastikan informasi dan legalitasnya sebelum menentukan pilihan,” katanya.
Banten Haji & Umrah Fair 2026 dijadwalkan berlangsung 11 hingga 13 September 2026 di Cilegon Center Mall. Masyarakat dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperoleh informasi mengenai berbagai pilihan perjalanan haji dan umrah, memastikan legalitas penyelenggara, berkonsultasi langsung mengenai program perjalanan, sekaligus menikmati berbagai rangkaian acara yang telah disiapkan panitia.
Dengan demikian, dari Cilegon menuju Baitullah bukan sekadar soal memilih paket perjalanan, tetapi juga memastikan setiap langkah menuju Tanah Suci dilakukan melalui jalur yang legal, aman, jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. (Arief)








