KabarTerkini

Puluhan Pelajar Banten Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik Banten Muda

 

biem.co, Serang – Banten Muda Community menggelar pelatihan jurnalistik yang di ikuti sebanyak 40 pelajar tingkat SMA se-Provinsi Banten. Kali ini, pelatihan bertempat di Aula Pusat Sumber Belajar Bersama (PSBB) Ciwaru Kota Serang, Minggu, 26 April 2015.

 

Ketua BM Community, Irvan Hq mengatakan, pelatihan tersebut dilakukan agar para pelajar dapat menjadi duta jurnalistik di sekolahnya masing-masing. Namun, tidak semua pelajar dapat ikut serta dalam pelatihan ini. Di mana, panitia membatasi maksimal dua peserta dari setiap sekolah untuk efektifitas penyampaian materi.

 

“Kami berharap para pelajar dapat menyerap materi secara maksimal dan menjadi duta jurnalistik di sekolahnya masing-masing,” kata Irvan di sela-sela kegiatan.

 

Irvan memastikan, BM Community akan terus concern terhadap peningkatan kualitas sumber daya anak-anak muda. Selain menerbitkan media khusus anak-anak muda, setiap tahunnya rutin mengadakan pelatihan menulis dan jurnalistik untuk para pelajar.

 

“Tahun-tahun sebelumnya kita juga mengadakan pelatihan untuk pelajar dan santri sejumlah pesantren modern yang tergabung dalam FSPP (Forum Silaturahmi Pondok Pesantren, red),” katanya.

 

Ketua Panitia Pelatihan, Abu Rizal Syifa menambahkan, peserta yang mengikuti pelatihan tersebut sebanyak 40 siswa dan tersebar dari sejumlah SMA di lima kabupaten dan kota. 

 

“Yang terjauh dari SMAN 7 Pandeglang berada di Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang. Masing-masing sekolah diundang dua orang perwakilan,” kata Rizal.

 

Dijelaskan dia, pelatihan tersebut dilakukan dalam satu hari dengan menghadirkan pembicara yang memiliki kompetensi di bidang menulis. Beberapa penulis tersebut di antaranya adalah penulis opini Fikri Habibi, esais Niduparas Erlang, pengarang dan Pemimpin Redaksi biem.co Setiawan Chogah, dan Rizal Fauzi, Redaktur Banten Pos.

 

Hal itu dibenarkan salah satu peserta dari MAN Pandeglang, Leli Romdaniah. Menurut Leli, pelatihan yag digelar BM berbeda dengan pelatihan jurnalistik yang pernah ia ikuti sebelumnya. Menurutnya, metode yang disampaikan lebih mudah dipahami dan dapat langsung dipraktekan.

 

“Materinya lebih dalam berbeda dengan pelatihan jurnalistik yang pernah saya ikuti sebelumnya,” ujarnya. (rizal)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *