KabarTerkini

Milad FKM ke-6, Satu Rasa dalam Kasih Sayang

BOGOR, biem.co — Baru-baru ini, Forum Keluarga Mahasiswa (FKM) menghelat acara Milad ke-6 bertajuk Satu Rasa Dalam Kasih Dengan Bingkai Kekeluargaan di salah satu villa di Bogor. 

FKM berdiri pada 2011, dicetuskan oleh para alumni mahasiswa manajemen Untirta, yakni; Muhammd Ikhwan, Rikza Fauzan, Lala Afrizal, Wahyu Aditya, Konta Pamungkas, Willy Widha Anasyaro, Muhammad Syahrian Ali, Ade Fathul Basit, dan Mustaufik Kunazat. Beberapa dari mereka kini telah menjabat di perusahaan BUMN, perusahaan swasta, serta ada yang menjadi pengajar dan wirausaha. Sehingga tidak heran, jika mayoritas anggotanya berasal dari mahasiswa Fakultas Ekonomi. 

Toni Karima Alam selaku ketua pelaksana Milad FKM ke-6 ini mengatakan, ada 3 kegiatan utama dalam milad ini, di antaranya; resolusi FKM ke depan, LPJ ketua umum dan sekretaris jenderal selama masa jabatan. Selaini itu, yang menjadi intinya adalah musyawarah besar, karena berhubungan dengan pergantian ketua umum dan sekretaris jenderal.

“Tema milad tahun ini adalah Satu Rasa Dalam Kasih Dengan Bingkai Kekeluargaan, kami mengusung tema tersebut karena antar anggota keluarga memiliki satu rasa yang sama dalam kasih sayang keluarga,” terang Toni.

FKM sendiri didukung oleh Ipan Hilmawan, Ade Marwansyah dan Jamaludin yang masing-masing juga menjadi alumni manajemen Untirta dan kini menjabat di Untirta. Seiring berjalannya waktu, FKM semakin dikenal oleh beberapa mahasiswa lain dari luar manajemen hingga luar fakultas ekonomi. Sampai tahun ke-6 ini, jumlah anggota FKM sudah lebih dari 100 anggota, termasuk dari luar fakultas ekonomi.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, lanjut Toni, milad tahun ini membahas mengenai resolusi FKM ke depannya, namun tahun ini dibarengi dengan drama teatrikal pada proses penyampaiannya di depan audiensi. Salah satu resolusi FKM ke depannya adalah pengabdian masyarakat, di mana kita akan mengusahakan kepada setiap keluarga untuk melaksanakan tri dharma perguruan tinggi.

Di hari kedua, FKM mengadakan musyawarah besar untuk pergantian ketua umum dan sekretaris jenderal serta kepengurusan lainnya. Ada beberapa nama yang masuk bursa calon dari beberapa angkatan, yakni; Ridwan Firdaus (dari angkatan 2013), Toni Karima Alam, Amry Aulia Yahya, Frendy Bambang P, dan Ajie Laksana (dari angkatan 2014) serta Dede Maulana Yusuf (dari angkatan 2015). Musyawarah tersebut berlangsung cukup lama dan seru, dengan adanya berbagai argumen serta visi dan misi yang berbeda dari semua calon. Kemudian, hasil dari musyawarah tersebut disepakati oleh seluruh anggota FKM bahwa Ajie Laksana dari angkatan 2014 terpilih menjadi ketua umum dan Dede Maulana Yusuf dari angkatan 2015 terpilih menjadi sekretaris jenderal untuk periode 2017-2018.

Tampak pengesahan ketua umum dan sekretaris jenderal baru. (Foto: Istimewa).

“Terpilihnya saya menjadi sekjend FKM adalah sebuah kepercayaan yang keluarga FKM berikan kepada saya, dan suksesnya FKM ke depan pun merupakan dukungann keluarga FKM kepada saya untuk menjalankan roda organisasi ini satu tahun ke depan,” kata Dede, selaku sekretaris jenderal terpilih.

Diketahui, semua anggota keluarga FKM dari periode awal hingga sekarang berkenan hadir, termasuk para pendiri FKM. Toni berpesan untuk selalu menjaga komunikasi, saling menebar kasih antar anggota keluarga, dan mempertahankan filosofi kopi yang merupakan pondasi dari keluarga FKM itu sendiri.

“Saya selaku ketua pelaksana acara ini sangat senang, bersemangat, dan sangat mengapresiasi kepada seluruh anggota FKM yang membantu terlaksananya acara milad ke-6 ini,” pungkas Toni.

Milad FKM ke-6 ini ditutup dengan acara tukar kado sesama anggota dengan nominal harga kado yang telah disetujui oleh setiap anggota. (Uti)

Editor : Andri Firmansyah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *