KabarTerkini

Tindak Lanjuti TOT, DP3AKKB Banten Selenggarakan Pelatihan Kader Tematik PATBM

KOTA SERANG, biem.co — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten kembali menghelat Pelatihan Kader Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang dilaksanakan sejak Senin,16 hingga Kamis,19 Oktober mendatang di salah satu hotel di Kota Serang.

Diikuti oleh perwakilan Kab/ Kota se-Provinsi Banten dari unsur OPD, termasuk Tangsel dan Cilegon yang sudah berhasil membentuk PATBM di seluruh kelurahan. Penyelenggara menghadirkan fasilitator daerah, di antaranya LPA Banten, PSW Untirta, DP3AKKB Kabupaten dan Provinsi, P3KC dan P2TP2A, Polda Banten dan fasilitator Nasional.

Hadir dalam kesempatan ini, Kepala Dinas DP3AKKB, Siti Ma’ani Nina, Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak, Erminawati, dan Kasi Perlindungan Khusus Anak, Sri Murtiningsih.

Dalam sambutannya, Siti Ma’ani Nina menyampaikan bahwa PATBM fokus pada pencegahan, di antaranya menyiapkan sarana-prasarana yang layak dan aman.

“Target sebaran sebanyak 1.551 desa dan kelurahan dalam waktu 5 tahun dengan pertimbangan PATBM menjadi kegiatan strategis di mulai dari Provinsi, Kab/Kota, Kecamatan, Desa, RW, RT sampai tingkat Keluarga. Kita akan mendorong kepada seluruh komponen pemerintah dan masyarakat,” terang Siti Ma’ani. Intinya, imbuhnya, PATBM menyosialisasikan dan merespon setiap kejadian terhadap anak.

Diketahui, acara pelatihan tersebut merupakan Rencana Tindak Lanjut dari TOT yang dilaksanakan di Bogor pada Agustus silam oleh 17 Provinsi.

Dalam paparannya, Ketua Pelaksana Pelatihan, Ubik menjelaskan bahwa ada rencana tindak lanjut dalam mengimplementasikan hasil pelatihan.

“Acara ini dapat terselenggara atas dukungan Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak RI, melalui dinas KPPA, DP3AKKB Provinsi yang terus menggenjot upaya pencegahan kekerasan terhadap anak yang sangat intens,” tandas Ubik, dalam rilis yang diterima biem.co, Selasa (17/10).

Sementara itu, Ketua Bidang Sosialisasi dan Promosi Hak Anak LPA Provinsi Banten, Didik Mohammad Suswaidi, menjelaskan bahwa kegiatan ini disusun secara sistematis, karena diawal sesi selalu dilakukan review PATBM, harapan peserta, evaluasi setiap sesi, pengangharan hingga Rencana Tindak Lanjut sehingga para kader yang dilatih dapat dengan mudah menyosialisasikan ke tingkat kelurahan/desa.

“Perlindunga anak harus sampai pada keluarga, sebab kadang menjadi latah di masyarakat kalau sudah kejadian baru sadar, jadi saya mengajak kepada seluruh unsur masyarakat untuk sadar bahwa kejahatan anak banyak dilakukan oleh orang terdekat, mulai dari keluarga, tetangga, teman, dan sebagainya,” pungkas Didik. (red)


Berita Terkait :

LPA Provinsi Banten: Beri Seribu Paket Susu Lactamil dan Seminar Parenting
Dorong Jadi Kota Layak Anak, Kota Cilegon Bentuk Lembaga Perlindungan Anak
Kekerasan Terhadap Anak Meningkat, Kabupaten Serang Bentuk LPA
Adi Riyadi: Pilkada Kota Serang, Sebuah Harapan

Editor: Andri Firmansyah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button