KabarTerkini

Waspada, 7 Kecamatan di Kabupaten Serang Ini Rawan Kekerasan Seksual Anak

KABUPATEN SERANG, biem.co – Kasus kekerasan dan pelecehan seksual marak terjadi di Kabupaten Serang, terlebih kekerasan seksual pada anak, baik sebagai korban maupun pelaku. Bahkan tujuh kecamatan di Kabupaten Serang diklaim masuk zona merah kejahatan seksual, karena di wilayah tersebut sering terjadi kasus kekerasan seksual.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Evaluasi Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak pada Kader Pos KK (P2TP2A) yang digelar di Aula Tb Suwandi Bappeda, Kabupaten Serang, Kamis (13/12).

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak pada Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Iin Adillah mengatakan, hingga kini kasus kekerasan pada anak terutama kasus seksual masih tinggi, dan didominasi kasus kekerasan pada anak, baik kekerasan fisik maupun seksual.

“Banyak kekerasan yang ditimbulkan, karena pengaruh medsos dan gadget, sementara kontrol dari orang tua masih lemah,” terangnya, kepada biem.co.

Dikatakan Iin, di Kabupaten Serang sendiri ada tujuh kecamatan yang harus diwaspadai, mengingat ke tujuh kecamatan tersebut sangat rawan dan sering terjadi kasus kekerasan seksual pada anak.

“Di antaranya Kecamatan Tunjungteja, Cikeusal, Waringinkurung, Pontang, Tirtayasa, Kramatwatu, dan Petir,” tandasnya.

Lebih  lanjut, Iin mengungkapkan, salah satu indikator bahwa 7 kecamatan itu berkategori rawan karena meningkatnya kasus kekerasan seksual yang terjadi.

“Untuk meminimalisir, kami terus melakukan sosialisasi ke masyarakat agar kasus kasus terhadap anak, terutama kasus kekerasan seksual bisa diminimalisir,” paparnya.

Dengan sosialisasi, imbuhnya, kini banyak masyarakat yang sudah mengetahui harus ke mana melapor jika ada kasus tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya tak bosan-bosan untuk terus menggalakan dan mengajak masyarakat agar kasus tersebut tak lagi terjadi di Kabupaten Serang.

“Masyarakat harus aktif melaporkan jika ada kasus tersebut,” harapnya. (Firo)

Editor : Andri Firmansyah

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar