Kabar

Tiga Besar ‘Open Bidding’ Segera Ditetapkan

KOTA SERANG, biem.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang yang sedang melakukan open bidding berharap peserta yang masuk tiga besar sesuai basic keahlian pendidikannya. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Serang, Syafrudin beberapa waktu lalu saat ditemui kru biem.

“Artinya kalau basicnya pendidikan ya di dinas pendidikan. Kalau basicnya di permukiman ya di perkim. Jadi sesuai dengan keahliannya masing-masing, sehingga ketika nanti dia terpilih dan menjadi pejabat eselon II bisa menjalankan program pemerintahan dengan baik, sesuai visi dan misi kami,” ujarnya.

Saat ini proses open bidding yang dilakukan oleh Panitia seleksi (Pansel) sudah memasuki tahapan akhir yakni wawancara, dan menggodok nama-nama peserta yang akan dipilih untuk masuk tiga besar.

Kemudian setelah penetapan tiga besar (melalui pleno) selanjutnya pansel akan melaporkan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan ditembuskan kepada Wali Kota Serang  untuk dipilih satu nama peserta yang akan mengisi 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diperebutkan.

Sementara itu Ketua Pansel open bidding RA Beny Syahbandar saat di konfirmasi melalui via telpon mengatakan, pihaknya belum menetapkan tiga besar peserta lantaran masih dalam tahap penilian pihaknya.

“Belum masih proses penilaian,” ujarnya, Minggu (30/06/2019) kemarin.

Ia menjelaskan, dalam memberikan penilaian, kata dia, Pansel harus mengakumulasikan nilai dari setiap tahapan open bidding, mulai dari tahap tes kompetensi, rekam jejak, penulisan makalah, dan terakhir adalah tes wawancara.

“Nanti dirangking setiap peserta di posisi yang dilamarnya. Misalnya si A total nilainya berapa, si B totalnya berapa, gitu,” jelasnya

Lebih lanjut Syahbandar mengatakan meski masih ada beberapa peserta yang latar belakang pendidikannya tidak sesuai. Pihaknya tetap akan melakukan penilaian secara komprehensif.

“Kita tidak bisa menjustice seseorang tidak sesuai basic pendidikannya. Jadi tidak bisa menghakimi seseorang wah tidak bisa di dinas itu. Ternyata dia pernah punya pengalaman di beberapa OPD tapi pendidikannya tidak sesuai basic itu kan bagian dari pengalaman juga,” imbuhnya.

Saat disinggung jadwal pelaksanaan rapat pleno open bidding, ia belum dapat memastikan jadwal dan lokasi pelaksanaanya.

“Nah kalau itu sih, sekretariat yang ngatur. Kita kan Pansel, jadi tidak tahu detailnya,” tutupnya. (iy)

Editor : Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *