Teknologi

Animal Crossing: New Horizons Bawa Kamu Berpetualang di Pulau Terpencil

biem.co — Game konsol Animal Crossing: New Horizons telah menjadi hiburan populer yang tengah digandrungi banyak orang. Tak dinyana, game seri kelima ini juga menjadi yang paling cepat terjual di Nintendo Switch.

Lewat konsep permainan simulasi yang dihadirkan, Animal Crossing dinilai cukup menyenangkan untuk dimainkan, terlebih di masa pandemi yang kerap menimbulkan kebosanan.

Game yang telah terjual lebih dari 27 juta unit di seluruh dunia ini mengusung cerita seorang pemain manusia yang terdampar di sebuah pulau terpencil, dimana pulau itu ditinggali hewan-hewan antropomorfik yang menawan dan penuh dengan beragam kepribadian.

Sama seperti Harvest Moon atau Stardew Valley, di game ini juga para pemainnya bisa melakukan aktivitas seperti memancing, bercocok tanam, dan lain sebagainya.

Namun menariknya, di Animal Crossing: New Horizons ini kamu bisa berpetualang secara online bersama dengan temanmu dengan saling berkunjung satu sama lain.

(Foto: Nintendo).

Game ini menyajikan petualangan mengasyikkan di mana kamu bisa membangun komunitas dari nol, membuat liburan pribadi, rumah, hingga dekorasi sendiri.

Tentu saja yang tak kalah menyenangkan, Animal Crossing: New Horizons menghadirkan karakter-karakter yang lucu nan menggemaskan dengan tampilan visual yang bisa memanjakan para pemain.

Nah, untuk memainkannya, tentu saja kamu harus memiliki Nintendo Switch. Karena game ini hanya bisa dimainkan secara eksklusif oleh para pengguna konsol di sana.

Nintendo Switch. (Foto: Nintendo)

Jika dilihat dari berbagai situs market place, harga Nintendo Switch di Indonesia dibanderol mulai Rp3,8 juta hingga Rp7,3 juta. Sementara harga game Animal Crossing: New Horizons sendiri dijual mulai Rp300 ribu hingga Rp800 ribuan.

Gimana, tertarik memainkannya tidak? (hh)

Editor : Redaksi
Tags

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Berikan Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button