Puisi

Sajak-sajak Faris Al Faisal

Tasawuf Daun-daun

Tirai malam masih pekat
dikelilingi sayap malaikat

Menara-menara masjid tegak
mengumandangkan sajak

Angin pengembara asuhan rembulan
nyanyikan azan

Larik-larik puisi bertakbir
semesta berzikir

Ash shalatu khairum minan naum,
mengalun menggugah kaum

Ranting-ranting bergoyang
menggeliat membayang

Akulah daun-daun yang terbangun
mandi dan berwudu embun

Menghadap ke arah kakbah
mengecup batu mahabah

Matahari membakar warna merah
menasbihkan jiwa-jiwa yang pasrah

Dalam rebah aku sembahyang
tersungkur dalam sujud panjang

Indramayu, 2019

 

Takhalli Pohon-pohon

Pohon-pohon tropis
dalam jejeran batang agamis

Ia mengosongkan rimbun daunnya
melepas sifat hijau melihat dunia

Ranting-rantingnya memilih terlipat
bersedekap seperti dalam salat

Kepada angin ia tak berburuk sangka
hanya tangkainya menengadah memohon doa

Setelah kembali ke tanah ke bumi
tumbuh dan berbunga lagi seindah puisi

Indramayu, 2019

 

Tahalli Musim Semi

Bukit-bukit dan lembah memancar cahaya
batu-batuannya tumbuh ragam bunga

Angin membawa keping-keping harum
musim semi menebar senyum

Lebah-lebah menerima wahyu
membuat rumah-rumah madu

Burung paruh panjang berjingkat-jingkat
di antara ranting yang saling rekat

Sejak itu embun menghias daun-daun
memberi keindahan bagai gaun

Pada sepotong hati pun demikian
dihiasi jiwa dengan kebajikan

Indramayu, 2019

 

Tajalli Kabut Semesta

Ada tubuh yang menghamba
di balik kabut semesta

Dalam gumpal putih suci
ia melihat ayat-ayat puisi

Indramayu, 2019

 

Tanzih Embun

Daun-daun memasak embun
membasuh debu-debu menimbun

Bagai sungai wudu
dibasahi tangan kakinya padu

Dengan meneguk kesucian
dibersihkan hati dari segala keburukan

Indramayu, 2019


Tentang Penulis:

Faris Al Faisal lahir dan tinggal di Indramayu, Jawa Barat, Indonesia. Bergiat di Komite Sastra, Dewan Kesenian Indramayu (DKI) dan Lembaga Kebudayaan Indramayu (LKI). Namanya masuk buku “Apa dan Siapa Penyair Indonesia” Yayasan Hari Puisi.

Puisinya pernah mendapat Juara 1 dan Piala bergilir ‘Lomba Cipta Puisi Anugerah RD. Dewi Sartika (2019), mendapatkan juga Anugerah “Puisi Umum Terbaik” Disparbud DKI 2019 dalam Perayaan 7 Tahun Hari Puisi Indonesia Yayasan Hari Puisi, dan pernah Juara 1 Lomba Cipta Puisi Kategori Umum Tingkat Asia Tenggara Pekan Bahasa dan Sastra 2018 Universitas Sebelas Maret. Tersiar pula puisi-puisinya di media lokal, nasional, dan Malaysia. Buku puisi terbarunya “Dari Lubuk Cimanuk ke Muara Kerinduan ke Laut Impian” penerbit Rumah Pustaka (2018). 

Email [email protected], Facebook www.facebook.com/faris.alfaisal.3, Twitter @lfaisal_faris,  IG @ffarisalffaisal, dan SMS/WA 0811-2007-934.

Editor : Happy Hawra
Tags

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button