Kabar

SMK Negeri di Lebak dan Kejari Teken Kerja Sama Pendampingan Hukum

LEBAK, biem.co — Sebanyak 16 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Kabupaten Lebak menandatangani kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Lebak, yang berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Lebak, Kamis (24/9/2020).

MoU tersebut dilakukan agar para kepala sekolah dapat pemahaman atau pendampingan hukum dalam mengelola keuangan negara, khususnya dana biaya operasional sekolah (BOS).

“Kesepakatan ini dalam bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara. Mengapa kita perlu itu? Karena kami sebagai institusi negara dalam bidang pendidikan perlu ada kerja sama, terutama dalam rangka untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan hukum,” kata Ketua MKKS SMK Lebak, Falati kepada awak media usai acara.

Menurut Falati, kepala sekolah memiliki tugas untuk mengelola keuangan negara dan aset pemerintah, sehingga peran serta kejaksaan dalam memberikan pemahaman amat diperlukan.

“Kita ingin pengelolaannya itu benar baik dan akuntabel. Karenanya kerja sama dengan kejaksaan ini diharapkan pengetahuan-pengetahuan hukum meningkat sehingga terhindar dari pelanggaran dan penyimpangan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kejari Kabupaten Lebak Nur Handayani meminta agar MoU ini tak hanya sekadar acara formal atau tertera di atas hitam dan putih. Ia meminta agar para kepala sekolah tak canggung atau takut untuk datang ke Kejaksaan Negeri Lebak untuk berkonsultasi.

“Sehingga jika ada permasalahan dapat berkonsultasi atau melakukan pendampingan. Sebelum melakukan itu sebaiknya dilakukan MoU dulu. Saya harap pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik,” tambahnya. (sandi)

Editor: Yulia

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button