Kabar

Ini Modus Pelaku Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp6 Miliar

CILEGON, biem.co — Sobat biem, puluhan ribu benih lobster (benur) yang ditemukan Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten rencananya akan diselundupkan ke daerah Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.

Wakil Direktur Polairud Polda Banten, AKBP Abdul Majid mengungkapkan, sebanyak 24.000 ekor benur yang terdiri dari 18.000 ekor benih lobster jenis pasir dan 6.000 ekor jenis mutiara, berhasil diamankan dari dua orang terduga pelaku berinisial M (26) dan CH (20).

“Nilai jual perekor bibit lobster seharga Rp250 ribu per ekor jenis pasir. Sedangkan jenis mutiara seharga Rp350 ribu,” kata Abdul Majid.

Di tempat yang sama, Kasubdit Gakkum AKBP Agus Yulianto mengatakan, penangkapan kedua pelaku berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan bahwa sering terjadi transaksi pengiriman benih lobster tanpa izin usaha dari daerah Banten ke daerah Pelabuhan Ratu.

“Petugas melihat adanya aktivitas nelayan yang membawa boks sterofoam, yang diduga berisikan benih lobster dan dikumpulkan di salah satu rumah kontrakan yang dicurigai sebagai tempat penyimpanan benur yang terletak di Kampung Setra, Kelurahan Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, di wilayah perbatasan Kabupaten Pandeglang,” jelasnya.

Kemudian, lanjutnya, Tim Subdit Gakkum yang d pimpin Panit 1 Subdit Gakkum Ipda Supriyadi, berhasil mengamankan dua pelaku yang diduga melakukan tindak pidana perikanan benih lobster di Jalan raya Binuangeun, Lebak, Banten.

“Sekitar pukul 23.00 WIB, empat buah boks sterofoam dibawa menggunakan dua kendaraan R2 menuju ke arah jembatan Binuangeun. Tim melakukan pemberhentian terhadap dua kendaraan tersebut namun kendaraan yang satunya berhasil kabur. Selanjutnya para pelaku dan barang bukti dibawa dan diamankan ke Mako Dit Polairud Polda Banten guna pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Agus menambahkan, modus yang dilakukan para pelaku adalah dengan cara membeli benih lobster dari sejumlah nelayan, yang selanjutnya ditampung dan akan diantar ke mobil yang telah disiapkan untuk berangkat ke Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dengan adanya pengungkapan tersebut, total kerugian negara yang berhasil diselamatkan oleh Ditpolairud mencapai kurang lebih Rp6 miliar. (Arief)

Editor : Happy Hawra

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button