Terkini

KKM UPG – Lokakarya Ikut Dorong Ekonomi Masyarakat Kota Serang

SERANG, biem.co – Pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Primagraha (UPG) di 67 desa/kelurahan se-Kota Serang dinilai tidak hanya menjadi ruang pengabdian mahasiswa, tetapi juga membuka peluang untuk mendorong pemberdayaan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal itu mengemuka dalam Lokakarya KKM UPG 2026 yang digelar di Royal Baroe, Kota Serang, Sabtu (15/8/2026).

Asisten Daerah (Asda) III Pemerintah Kota Serang, Subagyo, yayag pada kesempatan tersebut mewakili Wali Kota Serang mengatakan kehadiran lebih dari 1.000 mahasiswa UPG selama kurang lebih satu bulan memberikan kontribusi terhadap berbagai aktivitas masyarakat di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya membantu administrasi pemerintahan, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan yang mendukung pembangunan di wilayah masing-masing.

“Alhamdulillah banyak hal yang sudah dilakukan adik-adik mahasiswa untuk membantu warga masyarakat dan pemerintah kelurahan, termasuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan dan mendukung pembangunan yang ada di kelurahan,” kata Subagyo.

Menurut Subagyo, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat potensi lokal, termasuk pelaku usaha dan UMKM.

Hal tersebut terlihat dalam kegiatan lokakarya yang turut menghadirkan pelaku UMKM dan masyarakat Kota Serang.

Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah penting untuk menciptakan ekosistem pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.

Selain KKM, kolaborasi UPG dengan Pemkot Serang juga diarahkan pada pengembangan transformasi digital melalui program Serang Digital.

Subagyo mengatakan digitalisasi dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Di era digitalisasi dan keterbukaan informasi publik, setiap warga hampir tidak lepas dari handphone. Tentu dengan era digitalisasi, Pak Wali Kota memiliki salah satu program unggulan yaitu Serang Digital,” ujarnya.

Program tersebut, kata dia, dapat berjalan melalui kolaborasi antara Pemkot Serang dan UPG.

Menurut Subagyo, keterbatasan anggaran pemerintah daerah tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menghadirkan inovasi. Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu cara untuk memperluas manfaat program pembangunan.

“Walaupun dari sisi anggaran Pemerintah Kota Serang masih relatif terbatas, alhamdulillah dukungan yang sangat luar biasa dari Universitas Primagraha membuat program ini dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.

Foto bersama civitas Akademika UPG di Lokakarya KKM

Sementara itu, Rektor UPG mengatakan KKM merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa ditempatkan di tengah masyarakat untuk belajar sekaligus memberikan kontribusi sesuai kebutuhan wilayah.

Pelaksanaan KKM yang tersebar di enam kecamatan dan 67 desa/kelurahan, menurutnya, menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung berbagai persoalan dan potensi masyarakat.

“Harapannya, kehadiran mahasiswa bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa,” ujar Rektor UPG.

Ia menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan Kota Serang.

Karena itu, UPG juga menyambut baik rencana program Satu Desa Satu Sarjana yang dijanjikan Pemkot Serang untuk 67 desa/kelurahan.

Program tersebut dinilai dapat membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas di tingkat desa dan kelurahan.

“Pendidikan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ketika SDM semakin baik, tentu diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan dan perekonomian masyarakat,” kata Rektor.

Di sisi lain, kontribusi UPG terhadap masyarakat Kota Serang juga diwujudkan melalui bantuan dua unit ambulans untuk mendukung pelayanan Home Care.

Subagyo mengatakan kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Universitas Primagraha memberikan dua unit mobil ambulans untuk pelayanan Home Care. Ini tentu menjadi bentuk kontribusi yang sangat berarti bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui rangkaian KKM, program digitalisasi, penguatan pendidikan, hingga dukungan terhadap masyarakat, kolaborasi UPG dan Pemkot Serang diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Sinergi tersebut diharapkan terus berkembang menjadi gerakan bersama untuk memperkuat kualitas SDM, memberdayakan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Serang secara berkelanjutan.

Sebagaimana diketahui, pada penutupan KKM dalam Lokakarya UPG tersebut, setiap perwakilan kecamatan turut mengenalkan potensi seni budaya daerahnya lewat devile seni budaya. ***

Editor:

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button