Sosok

Calon Dokter Gigi Asal Lebak Sukses Tulis Novel ‘Dentistry’s Deadlock Syndrome’

LEBAK, biem.coSobat biem, meski masih duduk di bangku kuliah di Universitas Sriwijaya (Unsri), warga Kabupaten Lebak Deratih Putri Utami Awaliyah Firdaus sukses membuat novel Dentistry’s Deadlock Syndrome. Tulisan mahasiswa Fakultas Dokter Gigi dan Mulut itu bertujuan untuk memberikan motivasi bagi mahasiswa kedokteran gigi di Indonesia supaya dapat menyelesaikan pendidikannya dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut Alumni SMAN 3 Rangakasbitung, Dentistry’s Deadlock Syndrome merupakan buku yang membahas tuntas kehidupan mahasiswa profesi dokter gigi atau para co-assistant (koas) gigi di Indonesia yang terus berjuang untuk menyelesaikan pendidikannya.

“Buku tersebut menceritakan betapa terjal dan berlikunya kehidupan para koas gigi dalam menempuh pendidikan profesi dokter gigi di wahana kerjanya Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM). Problematika permasalahan tersebut dimulai dari teori klasik koas gigi, seperti faktor yang memengaruhi cepat atau lambatnya waktu yang ditempuh untuk menyelesaikan pendidikan dokter gigi, yaitu dental unit, dosen, pasien dan uang,” kata Deratih kepada biem.co, Senin (20/7/2020).

Selain itu, menurut wanita kelahiran tahun 1996 tersebut, beragam tipe pasien koas, perjuangan dalam mencari pasien, tekanan akademik dan finansial serta problematika joki koas yang kian menjamur di lingkungan RSGM.

“Segala permasalahan tersebut yang dialami oleh koas gigi, semakin lama akan menjadi akumulasi permasalahan yang menjadikan koas menghadapi situasi deadlock pada suatu waktu selama perjuangan koas berlangsung,” jelasnya.

Nah, Sobat biem, problematika yang dialami oleh para koas gigi akan terjawab secara langsung dalam buku yang ia tulis melalui nasihat-nasihat orang tua dan para guru yang cukup menenangkan. Cerita inspiratif yang memotivasi para koas gigi agar semakin bersemangat dalam menghadapi ujian ketika koas dengan pendekatan keagamaan dan filantopi.

Tips and trick agar bisa survive dalam menuntaskan pendidikan dokter gigi juga turut dibahas dalam buku tersebut dan semoga tulisan-tulisan dalam buku itu dapat membantu mahasiswa kedokteran atau koas gigi dalam me-recharge semangat ketika para koas gigi sudah mulai merasa jenuh dan demotivasi untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya ketika berada dalam fase koas,” imbaunya.

Kepala SMAN 3 Rangkasbitung Ucu Lena Murtadewi mengapresiasi karya mantan muridnya tersebut. Ucu menceritakan di sekolah, Deratih merupakan siswi yang aktif dan produktif.

“Selain cerdas di dalam kelas, ia juga aktif di organisasi ekstrakulikuler, salah satunya Karya Ilmiah Remaja sekolah dan masuk 10 besar tingkat nasional,” tuturnya.

Ucu berharap, selain isi tulisannya, sosok Deratih dapat memotivasi seluruh anak-anak milenial di Kabupaten Lebak, umumnya di seluruh Indonesia. (emr)

Editor: Yulia

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button