Cerpen
Pada rubrik “Cerpen”, biem.co menyajikan beragam tulisan cerpen beragam genre yang telah lolos seleksi dari pengasuh rubrik sastra, M. Rois Rinaldi.
- Dec- 2018 -2 December

Cerpen Arif Sodakoh: Jembatan
Namaku Rudi, tempat sekolahku tidak jauh dari rumah hanya berjarak satu kilometer. Lokasi sekolah saya sangat dekat dengan sungai. Ada…
Read More » - Sep- 2018 -30 September

Cerpen Faris NR: Ayam Bakar Dihidangkan Setelah Ketukan Ketiga
Tidak, bagi saya menceritakan ini bukanlah potret kesombongan, melainkan penderitaan. Penderitaan yang saya pilih adalah ketiadaan cinta. Penderitaan itu pula…
Read More » - Jul- 2018 -15 July

Ade Ubaidil: Neraka di Kolong Meja
Hanya berselang satu hari, saat esoknya saya kembali mengantar Alessa ke sekolah, ibu-ibu dan asisten rumah tangga ramai bergosip. Katanya,…
Read More » - Feb- 2018 -25 February

Egi Mahbubi: Sepenggal Lagu Pengantar Tidur
Sepenggal kalimat lagu itu seperti mantra yang mampu mengundang kantuk. Atau mungkin suara Ibu yang merdu bernyanyi penuh kasih yang…
Read More » - 12 February

Aksan Taqwin Embe: Menyisir Kematian
Ikan-ikan yang dilanda asmara dalam musim kawin beranak-pinak.Namun Ibu keukeuh menyuruh Bapak berlayar. Sementara Bapak selalu takut soal kematian.
Read More » - 4 February

Cerpen Agus Hiplunudin: Membakar Kenangan
Ketika tatapanku beradu dengan tatapannya aku merasa bahwa perempuan ini begitu kukenal. Namun aku telah lupa, mungkin aku sedang mengalami…
Read More » - Jan- 2018 -21 January

Cerpen Fajar Martha: Hanya Hania
Sang perempuan cahaya melenggang ke hadapan Tantra. Seperti dulu, mereka kembali tak berjarak.
Read More » - Nov- 2017 -21 November

Cerpen Alfian Putra Abdi: Rembulan di Pusara
Dia sudah tidak uring-ringan ketika penjaga makam lupa membersihkan daun kamboja yang gugur dan hampir menutupi nisannya.
Read More » - Oct- 2017 -1 October

Cerpen Deby Rosselinni: Idiot
“Sepertinya sudah tiba waktunya untuk bersenang-senang,” aku tersenyum miring, menggenggam buku sialan itu dan membawanya ke dapur.
Read More » - Sep- 2017 -17 September

Cerpen Nasrullah Alif: Perempuan Pemakai Kacamata
Esok harinya perempuan itu kembali mengirim pesan singkat terhadap lelaki itu. Lelaki itu melihat layar smartphone-nya, lalu dengan sigap ia…
Read More »









