Cerpen
- Cerpen

Serial Ramadhan: 30 Hari Menafsir Kehidupan (Bagian 8)
Episode Hasrat untuk Berbagi Belum sempat membaca kisah sebelumnya? Klik di sini! DUA minggu sudah Ramadhan berkurang. Dua…
Read More » - Cerpen

Serial Ramadhan: 30 Hari Menafsir Kehidupan (Bagian 7)
Episode Nasib dan Takdir Kisah sebelumnya, baca di sini! JAM weker yang disetel pada pukul 03.00 berdering nyaring dari kamar…
Read More » - Cerpen

Serial Ramadhan: 30 Hari Menafsir Kehidupan (Bagian 6)
Episode Penyesalan yang Indah Kisah sebelumnya, baca di sini! ADI tercenung. Masih terngiang di kepalanya perihal obrolannya dengan Fandi tentang…
Read More » - Cerpen

Serial Ramadhan: 30 Hari Menafsir Kehidupan (Bagian 5)
Episode Sabar Adalah Benteng Kisah sebelumya, baca di sini! DARI ZAMAN SEKOLAH Adi adalah seorang pecandu buku. Kebiasaan itu…
Read More » - Cerpen

Serial Ramadhan: 30 Hari Menafsir Kehidupan (Bagian 4)
Episode Bersyukur Itu Wajib Baca Juga Kisah sebelumnya! RAMADHAN kali ini bertepatan dengan libur panjang sekolah. Adi merasa demikian beruntung…
Read More » - Cerpen

Serial Ramadhan: 30 Hari Menafsir Kehidupan (Bagian 3)
Episode Panggilan Azan Kisah sebelumnya KENING Adi berkerut. Suhu udara saat adzan waktu Asar berkumandang terasa sangat menyengat. Adi…
Read More » - Cerpen

Serial Ramadhan: 30 Hari Menafsir Kehidupan (Bagian 2)
Episode Kita Butuh Ramadhan Kisah sebelumnya DENGAN jiwa berpengharapan, Adi melangkah menuju masjid di komplek rumahnya. Ini adalah malam pertama…
Read More » - Cerpen

Serial Ramadhan: 30 Hari Menafsir Kehidupan (Bagian 1)
ADI terjaga dari tidurnya. Benda bundar yang tergantung di tembok di hadapannya menunjukkan pukul 03.28. Kantuk yang menggelayutinya memaksanya untuk…
Read More » - Cerpen

Cerita Pendek Mauliediyaa Yassin: Cassanova di Musim Terindah
Cerita Pendek Mauliediyaa Yassin MELEWATI Kampung Priyayi, dari arah terminal Pakupatan, Serang, kami tiba di tempat yang sudah ia…
Read More » - Cerpen

Cerita Pendek Ade Ubaidil: Congk(l)ak
Ya, setiap sore, mereka menghabiskan waktu di rumah Santi untuk bermain congklak. Alatnya sederhana. Hanya berupa papan seukuran setengah meter.
Read More »









