Cerpen
Pada rubrik “Cerpen”, biem.co menyajikan beragam tulisan cerpen beragam genre yang telah lolos seleksi dari pengasuh rubrik sastra, M. Rois Rinaldi.
- Feb- 2020 -17 February

Cerpen Mawan Belgia: Semua Hanya Permainan
Aku bukan siapa-siapa di sini. Hanya ibu rumah tangga. Kukatakan saja ibu rumah tangga sekali pun aku belum memiliki anak…
Read More » - 9 February

Cerpen Sulaiman Djaya: Kenangan Penyair
Di Dago, Bandung bulan Juni, di sebuah keriuhan malam, ia pernah begitu akrab dengan cahaya lampu-lampu jalan, lampu-lampu kota, cahaya…
Read More » - Jan- 2020 -25 January

Cerpen Surya Gemilang: Bocah dan Pisau
Surya Gemilang, lahir di Denpasar, 21 Maret 1998. Buku pertamanya adalah antologi cerpen tunggal berjudul Mengejar Bintang Jatuh (2015).
Read More » - 22 January

Cerpen Ismalinar: Rumah Gadang
Ismalinar. Lahir dan sampai tamat SMA di Lubuk Basung Sumatra Barat. Kuliah di Depok dan Serang. Sekarang berdomisili di Tangerang serta…
Read More » - 12 January

Cerpen Anas Al Lubab: Nyi Marwinah
Aku duduk terpekur di amben palupuh, memperhatikan persiapan memandikan jenazah seorang nenek sepuh bernama Nyi Marwinah, yang baru saja meninggal…
Read More » - Dec- 2019 -30 December

Cerpen Yori Tanaka: Perempuan yang Mengganggu Makan Malammu
Sebenarnya, bila harus mencari siapa yang salah, akulah orang yang paling bersalah. Aku yang sering menangis, sulit ditenangkan, banyak mau,
Read More » - 23 December

Cerpen Pensil Kajoe: Jas Merah Milik Bapak
Foto bapak dipajang di samping foto Bung Karno. Waktu aku masih kecil sering menebak-nebak kalau bapak dulu pernah jadi wakil…
Read More » - 16 December

Cerpen B.B. Soegiono: Pertemuan di Gedung Istana
Dalam keadaan menangis malaikat itu menatap mata sang raja. Sekalipun tak berterima, dan raja tetap ingin membuang muka. "Siapa mereka…
Read More » - 7 December

Cerpen Surya Gemilang: Mind Express
Surya Gemilang, lahir di Denpasar, 21 Maret 1998. Buku pertamanya adalah antologi cerpen tunggal berjudul Mengejar Bintang Jatuh (2015).
Read More » - 1 December

Cerpen Irma Agryanti: Aku, Ena dan Kemacetan yang Kian Menjalar
Irma Agryanti. Cerpenis dan penyair. Lahir di Mataram, Lombok. Salah satu Emerging Writers pada MIWF 2016. Bergiat di Komunitas Akarpohon…
Read More »









