Cerpen
Pada rubrik “Cerpen”, biem.co menyajikan beragam tulisan cerpen beragam genre yang telah lolos seleksi dari pengasuh rubrik sastra, M. Rois Rinaldi.
- Oct- 2020 -24 October

Cerpen Afthon I.H: Koyak
Mulai detik lalu, telah kutanamkan takdir yang malang dalam hidupku. Di pulau kecil ini akhirnya kujatuhkan pilihan untuk mengadu nasib.
Read More » - 19 October

Cerpen M.Z. Billal: Tentang Hujan yang Turun Hari Ini
Sudah lewat jam kerja. Gedung kantor semakin sepi. Tinggal beberapa orang lagi di ruang yang lain. Tapi ia masih berada…
Read More » - 11 October

Cerpen Bagus Sulistio: Datangnya Bos Besar
Perutnya membesar berisi emas-emas yang diperas dari keringat kami. Tawanya yang gembira berpadu tangisan anak-anak kami.
Read More » - Sep- 2020 -13 September

Cerpen Wulan Widari Endah: Nuraeni
Seisi kampung riuh merayakan kematian. Suara bisik-bisik itu bahkan mengalahkan alunan suci ayat-Nya yang dipercaya mampu sampai pada jasad yang…
Read More » - 7 September

Cerpen Hari Niskala: Malam-malam Sunyi Manan Codet dan Jamal Kaleng
Abdul Manan, nama itu, tak memiliki pekerjaan tetap, lebih sering bersiul-siul sembari memantau orang-orang berseliweran. Dan orang-orang di selingkungan
Read More » - Aug- 2020 -30 August

Cerpen Robbyan Abel R: Kisah Seorang Pembaca Tua dan Seorang Penulis Tua
Sulistyo Majalah itu umurnya sudah sejak jaman kolonial dan masih aktif sampai hari ini, bahkan setiap minggunya, mereka akan mengirim…
Read More » - 8 August

Cerpen Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya: Hukuman untuk Istri Tukang Becak
Namanya Aminah. Warga kampung memanggilnya Minul. Di usianya ke empat puluh, ia masih tampak muda padahal sudah memiliki dua anak.…
Read More » - 2 August

Cerpen Firda Rastia: Anak Laki-Laki dan Musim Dingin di Kepalanya
nak lelaki itu menutup bukunya dan untuk sesaat memfokuskan matanya pada satu titik ke arah tiang lampu baca di depannya.…
Read More » - Jul- 2020 -26 July

Cerpen Siti Hajar: Warman si Pencuri Ikan
Warman adalah seorang kuli serabutan di sebuah desa kecil di pinggir kota. Dia tinggal bersama seorang istri dan dua orang…
Read More » - 19 July

Cerpen Agus Hiplunudin: Drupadi
Tidak banyak kata yang dapat aku ungkapkan. Yang jelas engkau bagiku serupa senja yang menorehkan jingga di langit. Rekahmu bagai…
Read More »









